Ini Gol-gol “Aneh” Real Madrid

Gareth Bale membawa Real Madrid menjadi juara. foto: EFE/marca

KYIV – Gareth Bale menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid di Liga Champions setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di┬áNSC Olimpiyskiy, Kyiv, Ahad (27/5) dini hari WIB.

Prestasi yang diraih Real Madrid ini merupakan yang ketiga berturut-turut setelah 2016 dan 2017.

Dua dari tiga gol Madrid tersebut dicetak Gareth Bale. Satu sangat berkesan. Namun, secara keseluruhan, bentrok Los Blancos vs The Reds memang penuh kisah. Begini ceritanya.

Duel Real Madrid vs Liverpool sudah dibumbui drama di babak pertama. Superstar Liverpool, Mohamed Salah harus ditarik keluar pada menit ke-31.

Pemain muslim asal Mesir itu mengalami masalah di bahunya usai kontak dengan Sergio Ramos. Tangis Salah pecah. Dia keluar menuju ke ruang ganti. Kemungkinan absen di Piala Dunia 2018 membayangi Salah. Adam Lallana masuk menggantikan Salah.

Hanya berselang enam menit, giliran Madrid yang harus kehilangan pemain pilarnya. Dani Carvajal mengalami masalah di kaki kanannya. Sepertinya cedera lama kambuh lagi. Sama seperti Salah, Carvajal pun tak kuasa menahan air mata. Bayangan gagal ke Piala Dunia 2018 juga membayangi.

Dua adegan tersebut paling menyita perhatian di 1 x 45 menit pertama yang tanpa gol.

Baca Juga :  Luis Milla pun Pantau Perkembangan Egy Maulana

Babak kedua makin dramatis. Madrid lebih dahulu mencetak gol lewat Karim Benzema di menit ke-51. Gol yang mungkin buat The Kopites (julukan fan Liverpool) dianggap tak perlu terjadi. Gol aneh!
Kiper Liverpool, Loris Karius bermaksud melempar bola ke rekannya, tapi tak sadar sudah dalam incaran Benzema.

Bola yang dilempar Karius dicegat Benzema dan beruntung, si kulit bundar dengan pelan dan pasti bergulir ke gawang yang kosong. Mungkin hanya Benzema saja yang percaya itu sebuah gol, sebelum wasit Milorad Mazic (Serbia) membuat seisi stadion sadar. 1-0, Madrid unggul.
Namun, skor itu hanya bertahan empat menit. Gol Sadio Mane membuat Liverpool kembali percaya, mereka bisa! Mane sujud syukur setelah mengubah skor menjadi 1-1.
Kemudian cerita sepenuhnya milik Bale. Pemain Wales itu datang dari bangku cadangan pada menit ke-61. Entah apa yang ada di dalam pikiran pelatih Madrid, Zinedine Zidane, mengganti Isco dengan Bale. Padahal, Isco tak jelek amat sepanjang 60 menit.

Bale menjawab keputusan Zidane dengan gol sensasional pada menit ke-64. Menerima umpan dari Marcelo, Bale menuntaskannya dengan sebuah overhead kick. Karius tak menduga bola bisa datang begitu aneh ke dalam gawangnya.

Baca Juga :  Salah Setajam Ian Rush

Wondergoal Bale membuat pemain Madrid lebih percaya diri. Ramos dkk berani meladeni permainan Liverpool dengan bertahan dengan baik dan cepat saat menyerang.
Bale kembali menjadi aktor utama gol ketiga. Sayangnya, dalam adegan ini, kiper Liverpool Karius kembali menjadi pecundang.

Pada menit ke-83, Bale melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Menguji Karius.

Kiper berkebangsaan Jerman itu sepertinya percaya diri bisa menguasai bola sepakan Bale yang datang lambat ke arahnya. Namun, entah kenapa, si kulit bundar yang mengenai tangan Karius ‘terpeleset’ dan lebih suka dengan jala gawang Liverpool.
Opta Joe melansir, gol ketiga Madrid itu membuat catatan tersendiri buat Bale. Dia menjadi pemain pertama di Liga Champions/Piala Champions, yang mencetak dua gol dengan status sebagai pemain pengganti.

Skor 3-1 pun bertahan hingga duel tuntas, Madrid juara. Madrid semakin menjauh dari klub-klub Eropa lainnya. Saat ini mereka mengoleksi 13 gelar. Bandingkan dengan AC Milan tujuh gelar, atau Bayern Muenchen, Barcelona dan Liverpool yang masing-masing baru lima gelar. Supermadrid. (adk/dom/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!