Ini Jumlah DPT OKI

Rapat pleno penetapan DPT pilkada OKI dan Pilkada Sumsel, Kamis (19/4) di KPUD OKI. foto: khairunisyak sumeks.co.id

KAYUAGUNG – KPUD OKI sudah menetapkan Data Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah OKI dan Gubernur Sumsel. Untuk OKI ada total DPT  476.863 mata pilih yang berasal dari 327 desa dan 1.818 TPS.

Ketua KPUD OKI Dedi Irawan MSi mengatakan, jika dilihat dari jumlah DPS hasil coklit 517.616 mata pilih, tapi saat penentuan DPT terjadi pengurangan karena 42.533 pemilih yang tidak terdaftar dalam SIAK sehingga harus dikeluarkan.

“Untuk menjadi daftar pemilih akan dibuat berita acara KPU dengan Disdukcapil sesuai PKPU pasal 15 ayat 1,” kata Dedi saat rapat pleno penetapan DPT di KPUD OKI, Kamis (19/4).

Karena data yang tidak bisa terbaca oleh sistem masih akan ditindaklanjuti lebih lanjut. Inilah yang harus diperbaiki kalau dilaksanakan menjadi DPT, KPU menyalahi aturan tapi kalau dimasukkan akan jadi masalah ke depannya. Artinya 42.533 DPT yang dikeluarkan akan dilaporkan terlebih dahulu kepada KPU pusat dan Kemendagri karena tidak terbaca oleh server.

Sehingga nantinya KPU RI akan berkolaborasi dengan Kemendagri. Hasilnya akan diturunkan lagi kepada KPUD OKI. “Kalau ini terbaca jelas pasti Capil akan mengeluarkan Suket,” imbuhnya.

KPUD OKI sendiri, tambah Dedi, sudah berusaha kepada pemerintah daerah agar nantinya 42.533 pemilih yang tidak terverifikasi ini dapat dikeluarkan Suket. Sehingga nanti pada saat pencoblosan tidak ada lagi pemilih yang tidak terverifikasi.

Baca Juga :  Gotong Royong Bangun Jembatan
Pemeriksaan DPT oleh KPUD OKI. foto: khairunisyak sumeks.co.id

“Hasil dari rapat pleno ini akan disampaikan ke KPU RI dengan catatan melampirkan aturan Disdukcapil perihal ketidaksediaan pihak Disdukcapil OKI menandatangani berita acara,” terangnya.

Dia merincikan, DPT Pilkada OKI dan Pilgub Sumsel Kecamatan Kota Kayuagung dengan total pemilih 45.251 dan tidak terbaca 552; Tanjung Lubuk 22.206 dan tidak terbaca 2.179; Teluk Gelam 16.253 dan tak terbaca 782; dan Kecamatan Pedamaran 26.442 yang tidak terbaca 3.219.

Selanjutnya, Kecamatan Pedamaran Timur 13.295dan data tak terbaca 361; SP Padang 28.991 dan tak terbaca 1.977; Jejawi 29.495 dan tak terbaca 5.145; Pampangan 18.762 dan tak terbaca 2.000; Pangkalan Lampam 16.592 dan tak terbaca 3.944; Tulung Selapan 25.822 data tak terbaca 5.568; dan Kecamatan Air Sugihan 21.732 yang data tidak terbaca 2.250 mata pilih.

Kemudian, Kecamatan Cengal 18.246 dan tak terbaca 6.784; Lempuing 46.606 dan data tak terbaca 339; Lempuing Jaya 37.549 dan data tak terbaca 1.160; Mesuji 25.808 dan tak terbaca; Mesuji Raya 22.550 dan tak terbaca 1.643; Mesuji Makmur 36.241 dan tak terbaca 2.186; dan Kecamatan Sungai Menang 25.022 yang tak terbaca 490 mata pilih.

“Jika ternyata ada tambahan, mereka tidak akan dimasukkan dalam DPT, tapi tetap bisa mencoblos dengan membawa e-KTP atau Suket di atas pukul jam 12.00 WIB pada 27 Juni mendatang,” pungkasnya. (adv/uni)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!