Ini Kronologis KM Lestari Maju Kandas

Korban KM Lestari Maju yang kandas. foto: istimewa jpnn.com

SELAYAR – Seluruh penumpang Kapal Motor (KM) Lestari Maju yang kandas di perairan Selayar, Sulsel, Selasa (3/7) siang. Kapal tersebut karam saat berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.

Kapolres Selayar AKBP Syamsul Ridwan mengatakan, awalnya sekitar pukul pukul 10.00 pagi Wita, KM Lestari Maju start dari Pelabuhan Bira ke Pamatata.

Dalam pelayaranya sekitar pukul 13.00 Wita atau sekitar 3 jam perjalanan perjalanan dari Bira, yakni di perairan Lepas Pulau Pasi, tiba-tiba air masuk di dek kapal.

Awal KM Lestari berusaha mencoba memompa air namun tidak berhasil dan air masuk tidak terbendung yang mengakibatkan kapal miring yang mengakibatkan penumpang panik dan berebut Life Jacket. “Bahkan ada beberapa penumpang yang memilih meninggalkan kapal dengan melompat,” katanya.

Setelah itu, kapal kemudian diarahkan ke Pantai terdekat yakni Pulau Pa’baddilang. “Dan sekitar pukul 13.30 wita, kapal berhasil dikandaskan sekitar 300 Meter dari Pantai Pa’baddilang,” jelasnya.

Hingga malam tadi sekitar pukul 22.00 Wita, korban yang ditemukan semakin bertambah. Untuk korban yang berhasil selamat totalnya mencapai 87 orang. Perawatannya dibagi tiga tempat, di RSU KH. Hayyung 20 orang, Puskesmas Batangmata 32 orang, dan Puskesmas Parangia 35 orang.

Baca Juga :  Pulau ini Dinamai Jokowi

“Total yang sudah dievakuasi 105 Orang dari manivest 139. Korban meninggal 18 Orang. Sampai malam ini masih terus dilakukan evakuasi bersama seluruh instansi terkait,” jelasnya.

Sekadar diketahui, KM Lestari Maju dinakhodai oleh Agus Susanto dan ada 19 crewnya. Di mana, muatan kapal KM Lestari Maju berdasarkan data dari Pelabuhan Bira penumpang berjumlah 139 orang, Bus 2 Unit , Kendaraan Motor : 18 Unit, Kendaraan Kecil : 28 Unit, Kendaraan Pribadi : 14 Unit, Truk : 8 Unit.
Saat ini evakuasi dan pencarian Korban masih terus dilakukan oleh Tim Evakuasi Gabungan Polres Kepulauan Selayar, TNI, Basarnas, BNPT, Pol PP, Dinkes, PMI dan Masyarakat lainnya.

Informasinya, ombak besar, hujan dan kurangnya peralatan dan suasana yang gelap menjadi kendala evakuasi. (taq/dom)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!