Ini Modus Pembobol Rekening Bank

Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Palembang menggelandang hacker bank. foto: budiman sumeks.co.id

JAKARTA – Dua tersangka yang ditangkap di Palembang terkait pembobolan rekening nasabah bank masih diperiksa di Polda Merro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan saat ini dua tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditkrimsus Polda Metro Jaya.

Menurutnya penyidik masih mendalami keterangan dari dua tersangka atas tindak pidana yang dilakukannya. Dari pengakuan kedua pelaku yakni Firwanto dan Jeli Karpok telah memakan korban yang tidak sedikit.

“Pelakunya juga lupa sudah berapa korbannya. Itu artinya sudah banyak sekali,” ujarnya kemarin (13/5) di Jakarta.

Argo tidak bisa menyebutkan kisarannya karena belum didapat data pasti jumlah korbannya. Namun jika melihat dari jumlah rupiah yang berhasil dirampok pelaku, ia memperkirakan jumlah korbannya signifikan. “Sementara ini kan uangnya (korban) Rp1,2 miliar. Jelas jumlah korbannya juga tidak sedikit,” tambahnya.

Saat ini Polda Metro Jaya telah menahan dua tersangka dalam kasus dugaan pembobolan rekening bank milik nasabah. “Masih menjalani pemeriksaan intensif dalam upaya pengembangan,” ungkapnya.

Modus yang digunakan pelaku dalam membobol rekening nasabah. Baik Firwanto dan Jeli melakukan kejahatan secara bersama-sama dengan cara menipu korban memanfaatkan jaringan seluler.

Keduanya menggunakan sarana telepon dengan menggunakan identitas kependudukan palsu yang diperuntukkan meregistrasi nomor telepon seluler yang akan dijadikan sarana kejahatan.

Baca Juga :  Miris... Bocah ini Tewas Tersetrum

Dari hasil penyelidikan sementara pelaku mendapatkan uang dari korban ialah dengan cara memperdayanya. Dimana pelaku menelpon si korban dengan berpura-pura menjadi pihak bank dan menyampaikan kepada yang menerima telepon bahwa ia memenangkan hadiah.

Dari percakapan dengan korban di telepon itulah, pelaku memperdaya korban agar mau menyerahkan alamat rumah, nomor rekening dan data perbankan lainnya.

Lalu darimana pelaku memiliki nomor telepon seluler korban? Argo menjelaskan pelaku mendapatkannya secara acak. Karena diyakini para pelaku cukup memahami nomor telepon seluler berdasarkan wilayahnya.

Sebelumnya pada Rabu (10/5) lalu, Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya menangkap 5 orang yang diduga terkait kasus pembobolan rekening bank milik nasabah. Penangkapan itu terjadi di Jl Bungaran I, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I. Lima orang diamankan ke Mapolresta Palembang. Namun hanya dua yang ditetapkan tersangka karena sudah cukup bukti.(ran)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!