Irlandia Punya PM Gay, Serbia Pilih Lesbian jadi PM

14
Ana Brnabic. Foto: Reuters

Serbia kini memiliki perdana menteri baru setelah Presiden Aleksander Vucic menunjuk Ana Brnabic (41) buat mengisi jabatan ditinggalkannya. Dia adalah perempuan pertama mengisi posisi itu, sekaligus seorang penyuka sesama jenis.

Dilansir dari laman The Guardian, Sabtu (17/6), Vucic menyampaikan kabar penunjukan Ana sebagai perdana menteri pada Kamis malam lalu waktu setempat. Dia menyatakan Ana merupakan profesional non partai serta perempuan pekerja keras dan punya kemampuan.

Penunjukan Ana sebagai perdana menteri terjadi pada pekan yang sama saat Leo Varadkar yang merupakan seorang gay didapuk menjadi perdana menteri Irlandia.

Ana baru setahun terjun ke dunia politik. Dia didaulat menjadi menteri administrasi publik dan otonomi daerah. Dia mengenyam pendidikan di Amerika Serikat dan meraih gelar MBA di bidang pemasaran pada 2001. Dia kemudian pulang kampung dan bekerja di industri pembangkit listrik tenaga angin dan menangani beberapa proyek didanai Amerika Serikat.

Tantangan menunggu Ana termasuk berat. Sebab, dia mesti mempersiapkan Serbia menjadi anggota Uni Eropa pada 2020. Namun, menjadi seorang penyuka sesama jenis di Serbia juga tidak mudah. Sebab sebagian besar warga Serbia tidak sepakat dengan hal titu. Apalagi kaum lesbian gay biseksual dan transgender juga dimusuhi oleh kalangan sayap kanan dan gereja Ortodoks.

Menurut pakar politik Universitas Belgrade, Boban Stojanovic, dengan menggaet Ana sebagai perdana menteri tidak serta merta memberi jalan terhadap kesetaraan perlakuan bagi kaum LGBT di Serbia.

“Penunjukan kalangan LGBT menjadi perdana menteri tidak bisa dijadikan sebagai indikator praktik hak asasi manusia. Itu sekedar topeng yang menyembunyikan kondisi sebenarnya,” kata Stojanovic.

Pegiat LGBT dan aktivis hak asasi Serbia, Goran Miletic, meyakini kalau Penunjukan Ana sebagai perdana menteri bakal membawa perubahan positif.

“Hal ini penting bagi negara karena sekitar 65 persen warga menganggap homoseksual adalah penyakit dan 78 persennya memilih hal itu tidak usah dipamerkan di luar rumah. Penunjukan seorang lesbian adalah pesan positif,” kata Miletic. (guar/int)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!