Iseng Bikin Santapan Ultah, Jadi Peluang Bisnis

HOMEMADE: Gita Arini dengan produk salad buatannya dengan harga terjangka. Foto: Kiki?Sumatera Ekspres

Salad buah kini sedang menjadi makanan yang diincar seluruh kalangan. Bahkan, kini bisa menjadi ladang bisnis. Ini juga yang dilakoni Gita Arini sejak satu tahun lalu dengan merek usahanya, Ggreen Homemade.
——-
Kiki Wulandari – Palembang
——-

Di kediamannya Jl Letnan Mukmin, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir IT I, Gita–panggilan akrab Gita Ariani– membuat salad sesuai pesanan pelanggan. Beragam buah, seperti jeruk, anggur, stroberi, kiwi, dan semangka, disiapkan. Gita membuat salad sejak usai salat Subuh. Sebab, mulai pukul 08.00 WIB, dirinya bekerja di salah satu perusahaan distributor.
“Masih terus belajar membuat salad yang lezat dan banyak disukai,” katanya ramah. Wanita kelahiran 30 Januari 1990 itu mengaku tidak basic untuk membuka usaha. Waktu itu, dirinya iseng membuat salad di perayaan ultah temannya. “Ternyata banyak yang suka dengan salad buatan saya. Mereka minta dibuatin lagi,” kenangnya.
Kemudian, Gita mengaku, dirinya iseng meng-upload gambar salad di Blackberry Messenger (BBM), ternyata permintaan tambah banyak. “Awalnya saya jawab tidak jual. Namun lama-kelamaan, luluh juga karena banyak yang maksa,” ungkapnya sambil tersenyum.
Tak sampai di situ, rezeki menjual salad buah tetap berlanjut. Namun, tetap diakuinya, setiap usaha pasti membutuhkan proses sehingga penjualan tidak selalu ramai. “Namanya baru, jadi pasang surut pasti ada,” tambahnya.
Kalau di event besar seperti Lebaran, Natal, dan tahun baru, penjualannya sedikit meningkat. Omzet yang didapat saat ini, ungkap Gita, belum besar. “Cukup untuk membeli pulsa dan kuota. Sekitar Rp100 ribu per hari,” sebutnya.
Menurut perempuan berhijab ini, sebenarnya tidak sulit membuat salad buah. Ketika buah-buahan yang dibutuhkan sudah lengkap, tinggal diracik. Langkah pertama, kupas buah jeruk, kiwi atau ada tambahan buah lain yang dipotong dadu. Susun dalam cup, kemudian beri mayonaise, parutan keju, dan teteskan susu kental manis. “Tambahkan juga topping stroberi, buah naga, mangga, dan anggur,” jelasnya.
Selain kerja, Gita membuat pesanan pagi hari agar salad yang dikirim ke pelanggan tetap fresh ketika dimakan. Selain salad buah dengan ukuran small dan medium, varian lainnya tersedia manisan pelem dan pempek krispy. Harga jual per porsi salad buatan Gita tergolong ramah di kantong, yakni hanya Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.
Untuk manisan pelem, dibuat dengan gula asli tanpa bahan pengawet dengan rasa asem manis, tapi segar. “Kebayang kan, bagi yang suka asem-asem rasanya,” katanya sambil tertawa. Manisan pelem ini juga tersedia bagi customer yang suka pedas.
Dia menambahkan, salad ini aman dikonsumsi. Selain sehat dan bervitamin tinggi, bagi konsumen yang sedang diet, akan menjadi makanan utama dalam programnya dan tidak akan menambah berat badan. “Jadi, gak usah takut gemuk,” pungkasnya. (qiw/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!