Jadi Pengedar Waria Diciduk, Buang Barang Bukti, Terjun ke Sungai

Kepala BNNK Ogan Ilir, AKBP H Abdul Rahman ST saat gelar perkara Waria jual sabu. Foto: Sardinan/Sumeks

SUMSEL – Seorang waria yang kesehariannya di sebuah salon kawasan Tanjung Raja diciduk jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir. Tersangka, Abdul Kudus (42).

Dia kedapatan menyimpan tiga paket kecil sabu seberat 2,9 gram ketika digerebek di salon tempatnya bekerja. Pengakuan dia, sabu itu didapat dari A (buron), warga Kayuagung.

“Baru dua kali pak aku jual ke pelanggan yang biasa datang ke salon,” ucapnya dengan suara lembut dan manja. Darinya, disita juga uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu yang diduga hasil penjualan sabu.

Kepala BNNK Ogan Ilir, AKBP H Abdul Rahman ST menjelaskan, pihaknya dapat informasi warga kalau ada tempat jual sabu berkedok salon di Kelurahan Tanjung Raja. “Setelah diselidiki anggota, ternyata benar. Tersangka dan barang bukti kami amankan ke kantor,” tukasnya. Untuk tersangka, akan dikirim ke BNNP Sumsel.

Terpisah, 14 paket sabu seberat 1,85 gram disita jajaran Satres Narkoba Polres OKI dari tersangka Supri (39). Penangkapan warga Kecamatan Pangkalanlampam itu berlangsung, kemarin (14/2).

“Barang bukti lain, tas loreng, dompet cokelat, dua pipet bentuk sendok, timbangan digital dan uang Rp230 ribu,” ujar Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto MH melalui Humas Ipda Ilham Parlindungan.

Petugas juga menangkap Joni (28). Dia satu dari dua pengedar narkoba di atas jukung, Selasa (13/2), pukul 17.00 WIB. Sedang temannya, Ha alias Dn, berhasil lolos dengan meloncat ke sungai.

“Kita masih kejar yang lolos,” kata Kapolsek Air Sugihan Iptu Regan Kusuma SIK meminta jajarannya dipimpin Kanit Reskrim Bripka Andriansyah SH. Dari jukung, ditemukan satu paket besar berisi 6 kantong kecil sabu-sabu. Ditemukan juga empat paket kecil narkotika jenis sabu dalam kotak bedak.

Kasus lain Defri alias Vektor (34), warga Kecamatan Belimbing, Muara enim diciduk Polsek Rambang Dangku. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Apriansyah SH MSi. Senin (12/2) sekitar pukul 17.00 WIB di kebun karet sebelah SPBU Tebat Agung.

Dalam penggeledahan, ditemukan sepaket sabu dalam celana dalam tersangka. Rencana transaksi pun gagal total. Terpisah, seorang pengedar narkoba tak berkutik digerebek anggota Polres Pagaralam. Tersangkanya, Ansor (39) warga Kecamatan Dempo Utara. Penangkapan di rumahnya, kemarin (13/2) pukul 16.00 WIB.

Dia mencoba membuang barang bukti melalui lubang di lantai papan rumah panggungnya. “Tersangka membuang 10 paket kecil sabu yang disimpan dalam kaleng permen. Tapi petugas berhasil menemukan narkoba itu di bawah rumah,” ujar Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK melalui Kanit II Narkoba, Ipda Ramsi.(sid/uni/way/ald/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!