Jakabaring Banyak Berikan Kejutan

SENGIT: Pembalap Honda Capella Aceh, Ega Fajar (#69) terjatuh bersama Jfri Tosema asal Bintang Centula Racing Team Muara Enim (#3) pada balapan Kelas MP1 Motoprix 2017 Region Sumatera Putaran 8 di Jakabaring, kemarin (1/10). Foto: Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Kejuaraan Motoprix 2017 Region Sumatera putaran 8 memperebutkan piala Wali Kota Palembang Cup “Palembang EMAS 2018” berjalan sengit. Bahkan, pacuan kuda besi di Sirkuit Non-Permanen Jakabaring itu banyak memberikan kejutan, terutama di 6 kelas utama profesional, MP1 Seeded, MP 2 Seeded, MP 3 Pemula A, MP 4 Pemula A, MP 5 Pemula B, dan MP 6 Pemula B. Persaingan ketat antara dua pabrikan Honda dan Yamaha.

Dimulai dari kelas paling ditunggu, MP 1 Bebek 150 cc 4T TU Injeksi-Sedeed. Di kelas ini, pabrikan Honda begitu mendominasi setelah tiga pembalapnya tampil ciamik naik podium. Paling mencolok, yakni pembalap Boy Arby Febri asal Jogjakarta dari tim HND Menara Agung Dragon NHK Proline UMA RC Kawahara jadi yang tercepat.

Dari 16 lap yang diperlombakan, Boy mencatatkan waktu 18:10:130. Posisi kedua juga ditempati pembalap Pabrikan Honda, yakni Abdul Malik, catatan waktu 18:19:156 dan posisi tiga jadi milik pembalap Honda, Hafid JW, dengan waktu tercepat 18:23:377.

“Hari ini begitu luar biasa. Pertarungan cukup sengit di sirkuit Palembang ini. Tetapi alhamdulillah, berkat dukungan dan setting-an dari para tim dan mekanik, membuat saya begitu nyaman balapan hari ini,” ujar Boy usai balapan.

Baca Juga :  Sssttt... Kapolres ini Kumpulkan Stakeholder Pilkada

Tidak ingin kalah, dominasi Honda di kelas MP 1 langsung dibalas pabrikan garpu tala pada kelas MP 2. Tiga pembalap Yamaha juga memborong podium di kelas Bebek 125 cc 4T TU Injeksi-Seeded ini. Posisi tercepat pertama jadi milik Fedri Efendi dari tim YMH YMLB Canasta NHK IRC Araces SSS Mimaki Arya 117 Pusaka RT yang sukses mencatatkan waktu tercepat 19:00:096. Disusul pembalap Yamaha, M Irvansyah Lubis, catatan waktu 19:00:570, dan Erwin Irwansyah, catatan waktu 19:04:718.

Begitupun di kelas MP 3 Bebek 150 cc 4T TU Mix-pemula A. Kejutan terjadi saat pembalap Yamaha Riky Ibrahim berhasil menyingkirkan pesaing ketatnya pembalap Honda Kiki Manururung. Riky mencatatkan waktu tercepat 15:08:524 dari 13 lap perlombaan. Hanya selisih sedikit dari Kiki yang menorehkan waktu 15:12:786. Sedangkan posisi tiga diraih pembalap Yamaha Agus Setiawan dengan waktu 15:47:342.

Kesuksesan Riky juga terus berlanjut di kelas MP 4 125 cc 4T TU Mix-Pemula A. lagi-lagi, pembalap asal Jabar tersebut menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 15:26:709. Disusul pembalap Yamaha lainnya, Danial GCL waktu tercepat 15:45:903. Posisi tiga ditempati pembalap Honda Deri Satrio asal Sumut dengan waktu 16:04:295.

Baca Juga :  Ini Pesan Ibu Wako saat Renungan Suci

Tidak kalah seru dari kelas lainnya. Di kelas MP 5 juga memberikan kejutan memukau. Apalagi saat pembalap Sumsel asal Lubuklinggau Afi Cafirossi dari tim Linggau Bisa HND Bien Racing. Di bawah motor pabrikan Honda, pembalap 13 tahun tersebut jadi yang tercepat dengan catatan waktu 10:58:418 dari 9 lap.

Disusul pembalap Honda lainnya Iswa Ramadano dengan waktu 11:01:496. Dan pembalap ketiga ditempati Ahmad Syaifullah dengan waktu 11:41:159. “Alhamdulillah, bisa berikan berkah tampil baik di depan kampung sendiri. Semoga bisa kasih yang terbaik terus untuk Sumsel ke depannya,” ungkap Afi.

Sementara itu, sebelumnya, pembukaan Kejurnas Motoprix 2017 di Sirkuit Non-Permanen Jakabaring terasa spesial karena dibuka langsung Wali Kota Palembang, H Harnojoyo dan ketua pelaksana sekaligus Sekda Kota Palembang, Mustofa Harobin. Turut hadir mewakili KONI Sumsel, H Ahmad Najib. “Selamat datang di Palembang dan tempat kebanggaan destinasi olahraga kami, Jakabaring,” sambut Harnojoyo.

Menurutnya, kejuaraan motoprix tentu akan selalu didukungnya. Harnojoyo pun berterima kasih karena telah dipercayakan kejurnas yang berlangsung penuh di Palembang. Apalagi, memang Palembang salah satu destinasi wisata olahraga dan segera menyambut Asian Games 2018.

“Meski sementara kita berlangsung di sirkuit sementara, tetapi ini kabar gembira. Mudah-mudahan tahun 2019, kita akan balap sesungguhnya di Sirkuit Moto GP Jakabaring,” pungkasnya. (cj11/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!