Jalan Masih Terjal

PALEMBANG – Dua kekalahan di awal kompetisi Liga 1 memang belum mengubur ambisi Sriwijaya FC ke puncak klasemen di akhir musim. Ini karena Liga 1 baru pertandingkan lima laga dan masih sisakan 29 pertandingan lagi.

Dengan peserta 18 klub, setiap peserta kompetisi mendapat kesempatan mengumpulkan poin semaksimal mungkin dalam 34 kali pertandingan. Namun jangan salah, handicap itu bisa memperberat laju tim berjuluk Laskar Wong Kito loh.

Kenapa? Karena perbanyak kekalahan di awal kompetisi bisa mempersempit peluang juara. Mengingat, para pesaing Sriwijaya FC ke papan atas masih ada yang belum tersentuh kekalahan. PS TNI, Arema FC, PSM Makassar, dan Persib Bandung adalah deretan penghuni papan atas yang masih “virgin”.

Jika melihat klasemen akhir kompetisi sebelumnya dengan kuota 18 klub peserta, Sriwijaya FC tidak boleh kalah lebih dari tujuh kali dalam semusim. Jika ini terjadi, maka Yu Hyun Koo dan kawan-kawan harus memforsir kemenangan.

Adalah Arema yang pernah menelan tujuh kekalahan dan juara diakhir Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Tapi jumlah kekalahan yang banyak itu diimbangi dengan kemenangan 23 kali dan perkecil hasil seri yang hanya empat kali. Dengan catatan itu, tim berjuluk Singo Edan juara dengan modal 73 poin.

Baca Juga :  Semangat, Jangan Lengah

Persipura Jayapura juga pernah juara dengan kekalahan enam pertandingan dalam 34 laga. Catatan itu terukir pada Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Tapi catatan itu diimbangi dengan kemenangan 20 kali dan seri 8 kali. Saat itu, tim berjuluk Mutiara Hitam juara dengan modal 68 poin.

Sementara saat Sriwijaya FC juara pada ISL 2011/2012, membukukan kemenangan 25 kali, seri empat kali dan kalah lima kali. Nilai akhir tim Laskar Wong Kito kala itu adalah 79.

Dengan catatan ini, Sriwijaya FC yang kini dinakhodai Oswaldo Lessa ya kalau bisa jangan menambah kekalahan. Jika kekalahan bertambah, ya jangan sampai lebih dari tujuh game. Untuk lebih amannya, Yu Hyun Koo dkk harus amankan kemenangan tidak boleh di bawah 20 game.

“Betul, kami tidak boleh kalah lebih dari tujuh game dalam semusim dan kemenangan juga gak boleh kurang dari 20 laga jika ingin juara. Kami harus fokus mengejar kemenangan di sisa pertandingan,” ungkap Pelatih Sriwijaya FC Osvaldo Lessa.

Karena itu, momentum kebangkitan di Stadion Gajayana Kota Malang harus bisa dimanfaatkan untuk melecut semangat Yu Hyun Koo dkk rakus tiga angka. Mereka tidak boleh lagi kompromi atau berdamai dengan hasil imbang apalagi tumbang. Toh, manajemen dan suporter sangat kangen melihat Sriwijaya FC juara.

Baca Juga :  Marquee Player Segera Tiba

Bayangkan, sudah lima tahun mereka puasa gelar kompetisi resmi nasional sejak terakhir kali juara di ISL 2011/2012. Kekhawatiran mereka takut gagal lagi musim ini ditunjukkan dengan ultimatum manajemen ke coach Lessa dan desakan dari suporter agar Yu Hyun Koo dkk tidak boleh lagi kehilangan poin di laga sisa setelah alami dua kekalahan beruntun atas Persib Bandung dan Bhayangkara FC. Syukur, desakan itu dijawab dengan kemenangan 2-0 atas Persiba Balikpapan 9 mei lalu.

Tapi jalan masih terjal. Ujian kembali datang sabtu nanti. Barito Putera ingin mengadu nasib di Gelora Sriwijaya Jakabaring. Mereka ingin mengikuti jejak manis Bhayangkara FC yang berpesta dua kali di sana, masing-masing saat ISC A 2016 dan Liga 1 pada 3 mei lalu.

“Untuk juara atau bersaing di papan atas, kami harus minimal mengoleksi 35 poin di putaran pertama. Karena itu, tidak ada kata lain, kami harus mengamankan tiga poin saat lawan Barito,” terangnya.

Dengan modal 35 poin di putaran pertama, Sriwijaya FC bisa berjuang menambah setoran di putaran kedua menjadi di atas 70 poin. Nilai ini menjadi wajib dikejar karena persaingan ke takhta juara sangat sulit.

Baca Juga :  Joko Tingkir tanpa Mesin Gol

“Persaingan memang ketat. Kekuatan semua peserta Liga 1 merata. Semua tim bisa kalah di mana pun berada. Regulasi anyar dengan memainkan tiga pemain U-22 di 45 menit awal ikut berpengaruh juga. Jadi semua harus bekerja dan bekerja lagi untuk mendapatkan poin,” tandasnya. (kmd/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!