Jalur Minim Rambu, Banyak Pemudik Sesat

Ilustrasi.

PENDOPO – Jalan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi jalur alternatif saat arus mudik dan balik Lebaran. Namun sayang, jalur ini tidak diminati pemudik. Padahal, jalan yang melintasi kabupaten pemekaran tersebut terbilang lancar.

Pemudik yang melintasi dan sempat istirahat di pos pengamanan Lebaran mengaku jalur di yang dilintasi minim rambu. Sehingga tidak jarang, beberapa pemudik tersesat.

“Kalau sekarang saat balik, kami sudah tahu arahnya, tapi ketika kami pergi mudik, kami tersesat masuk ke hutan-hutan sebab tidak ada petunjuk jalan di setiap persimpangan. Kami hanya berpatokan di internet, namun terkadang di tengah jalan sinyalnya yang susah, membuat kami tersesat,” kata Ruslan, salah satu pemudik asal Jakarta, Minggu (2/7).

Dia berharap pemerintah bisa menambah rambu-rambu lalu lintas dan penunjuk jalan. “Dibandingkan melalui jalur Muara Enim, kami butuh waktu enam sampai delapan jam hanya untuk menuju Lubuklinggau, tetapi lewat jalur ini hanya butuh tiga jam perjalanan. Kami pilih jalur ini tahu dari internet, karena sebagai jalur alternatif serta jalur pintas, hanya saja kurang rambu-rambu,” ujarnya. (roz)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!