Jangan Sia-siakan Bola Mati

PALEMBANG – Pelatih karteker Sriwijaya FC, Hartono Ruslan ingin menandai debut pimpin Sriwijaya FC di Liga 1 dengan manis. Dia pun meminta anak asuhnya memanfaatkan semua peluang untuk cetak gol. Jika open play sulit, keberuntungan eksekusi set piece (bola mati) juga layak dimanfaatkan saat sua Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, besok (7/7).

“Semua momentum harus bisa dimanfaatkan menjadi peluang gol. Tak terkecuali saat mendapatkan kesempatan melalui set piece. Dalam latihan, pemain terus diasah memanfaatkan set piece jadi keuntungan tim,” ungkap Hartono, Rabu (5/7).

Ada beberapa pemain yang diserahi tugas dalam mengeksekusi set piece. Mulai dari Indra Permana, Zalnando, Marckho Meraudjie, Yu Hyun Koo, TA Mushafry, Hilton Moreira, dan Tijani Belaid. Dari sekian nama yang disiapkan jadi algojo, Tijani dan Hilton masuk daftar paling atas menjadi algojo ketika tim dapatkan set piece di area pertahanan lawan.

“Hilton dan Tijani menjadi pilihan utama eksekusi set piece. Tinggal menyesuaikan letak bola saja. Apakah di sisi kanan atau sisi kiri pertahanan lawan. Setelah keduanya, baru kemudian Yu Hyun Koo jadi tumpuan saat set piece,” jelasnya.

Tijani yang didatangkan sebagai marquee player dengan banderol lebih dari Rp4 miliar ini telah sumbang satu gol dari bola mati. Pemain timnas Tunisia ini juga menyumbang tiga assist dari tujuh kali merumput bersama Sriwijaya FC.

Sementara Hilton yang sudah sumbang empat gol untuk Sriwijaya FC di 11 pertandingan terakhir juga mayoritas bersumber dari set piece. “Untuk para pemain bek, kita berikan tugas eksekusi set piece saat sepak pojok,” ucap arsitek kelahiran Malang ini. (kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!