Jebol Atap, Masuk Rumah Tetangga

SUMSEL – Mengaku khilaf, Putra (28) nekat mencuri sepeda motor milik tetangganya. Aksinya berlangsung, Sabtu (7/4), pukul 05.30 WIB. Namun, usai menjual kendaraan roda dua curian itu di kawasan Tangga Buntung, dia ditangkap anggota Polsek Ilir Barat I, sore harinya.

“Aku jebol plafon rumah itu. Ada motor, kuncinya masih tergantung di stang, jadi aku curi saja,” kata warga Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I itu. Agar aksinya tak ketahuan, tersangka mengaku kabur lewat pintu belakang rumah korban.

Untuk menjual motor Beat BG 618 QN tersebut, dia minta bantuan temannya, Gunawan (32). “Sudah ada yang mau motor itu, makanya aku minta tolong Gunawan,” beber tersangka. Mereka mendapatkan uang Rp1,8 juta.

“Kami bagi dua uangnya. Tiba-tiba polisi datang dan langsung menangkap kami,” ungkap Putra. Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Masnoni mengatakan, tersangka masuk halaman rumah korban dengan memanjat pagar. Setelah itu, naik ke atap, menjebol plafon dan masuk ke dalam.

Setelah itu, mencuri motor korban. Dia tak sadar, aksinya terekam CCTV yang ada di rumah itu. “Kedua tersangka kami tangkap usai menjual motor curian itu di kawasan Tangga Buntung,” pungkasnya.

Terpisah, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Rambang Dangku, Muara Enim, 2 Januari lalu, terungkap. Tersangkanya, Julius (30), dibekuk dalam pelariannya ke Desa Tanah Abang.

Dia terlibat pencurian motor dan handphone (Hp) milik Aminalo, warga salah satu desa di Kecamatan Rambang Dangku. Kejadiannya sekitar pukul 00.30 WIB, saat korban sudah tertidur pulas.

Pada 14 April sore, jajaran Polsek Rambang Dangku mendapatkan informasi keberadaan tersangka. “Tersangka sudah diamankan, berikut motor B 4638 BT dan satu unit Hp,” jelas Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono, melalui Kanit Reskrim Polsek Rambang Dangku, Iptu M Heri. (wly/way/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!