Jembatan Disebut Masih Layak dan Ada Dugaan Oveload

Jembatan Widang-Babat perbatasan Tuban Lamongan Jawa Timur, di atas aliran sungai Bengawan Solo, Selasa (17/4) sekitar pukul 11.00 ambrol. Ambrolnya jembatan di jalur poros nasional ini melibatakan 3 truk dan 1 motor. Salah satu sopir truk menjadi korban meninggal dunia.

TUBAN – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII ruas Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Tugiman menjelaskan, insiden ambruk bentang tiga Jembatan Widang-Babat, di luar dugaan.

Program perbaikan itu bahkan sudah dilelang, kontrak pemenangnya sudah dilakukan 4 April lalu. Meski sudah masuk dalam rencana perbaikan, segmen ini sebenarnya masih layak dilintasi. ”Namun, karena diduga overload, akhirnya jembatan itu pun ambruk,” kata Tugiman saat dikonfirmasi kemarin.

Meski penyebabnya masih dalam proses pemeriksaan, dugaan sementara penyebab utama adalah overload. Sebab segmen sepanjang 55 meter itu dilintasi tiga truk secara bersamaan. Total muatan tiga truk itu mencapai 150 ton. ”Sedangkan, kekuatan segmen tiga maksimal adalah 100 ton,” katanya. (ind/yud/nas/tau/air)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!