Jembatan Timbang Tak Lagi “Mati Suri”

Sosialisasi pilot project pembiayaan operasional UPPKB (Unit PelaksanaPenimbangan Kendaraan Bermotor), di hotel 101, hari ini (19/9). Foto: Dian/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Setelah lebih-kurang satu tahun “matisuri”, jembatan timbang kini akan diaktifkan kembali. Tak seluruhnya, melainkan ada sekitar sembilan jembatan timbang yang dijadikan pilot project.Tujuh dikelola pihak ketiga dan dua dikelola Kemenhub.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi pilot project pembiayaan operasional UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor), di hotel 101, Selasa (19/9). Dalam kesempatan itu, I Ketut Suhartana, Kasubdit Audit danInspeksi Keselamatan Kementerian Perhubungan RI mengatakan dibuatkan pilot project tersebut, sebenarnya bukan dalam rangka penerapan kembali jembatan timbang. Karena ada peralihan kewenangan dari daerah ke pusat sesuai dengan UU nomor 23/2014 tentang pemerintahan daerah.

“Memang kelihatannya seperti sempat mati suri tapi karena ada proses transisi tentu ada proses yang harus dipenuhi terkait proses pengalihan aset, SDM dan lainnya,” imbuhnya.

Dari sembilan jembatan timbang sebagai pilot project, tujuh dikelola pihak ketiga dan dua diantaranya dikelola Kemenhub. “Pihak ketiga akan melakukan operasi, pendataan, dan menganalisis serta memberikan masukan rekomendasi,” imbuhnya sampai nantinya berharap ada model penanganan tata kelola angkutan barang yang baik dan statusnya sekarang pihaknya sedang kondisi berbenah. (chy)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (20/9).

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!