Jembatan Tunggang Nyaris Amblas

NYARIS: Jembatan tunggan yang nyaris amblas akibat hujan. Foto: Iwan/Sumatera Ekspres

LAHAT – Jembatan Tunggang di Desa Gunung Kerto, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi nyaris amblas. Luapan Sungai Manna, hingga struktur tanah di sekitar menjadi tidak stabil, menjadi penyebab kerusakan jembatan yang memiliki panjang 6 meter dan lebar 4 meter itu. Padahal akses satu-satunya bagi warga Kecamatan Tanjung Sakti Pumu dan beberapa desa Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, merupakan jembatan tersebut.

“Kejadiannya (amblas) bulan November 2016 lalu,” kata Kades Gunung Kerto, Sili.

Saat itu, katanya, intensitas curah hujan cukup tinggi, menyebabkan Sungai Manna meluap dan membanjiri jalanan. Pondasi jembatan mengalami kerusakan, akibat struktur penopang lapisan tanahnya longsor.

“Tentukan saja (harapkan perbaikan secepatnya), tidak ada penghubung satu pun kecuali jembatan ini,” ungkapnya.

Namun, Anggota DPRD Lahat, Nopan Firmansyah mengatakan, perbaikan baru dapat dilakukan dengan menggunakan APBD Kabupaten Lahat tahun 2018. (irw)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (18/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!