Joko Siswanto: Buat Apa Menggugat kalau Selisihnya Besar

Joko Siswanto

Pengamat Politik Sumsel, Joko Siswanto menilai menuntut PSU itu boleh, asal punya bukti yang bisa dipertanggung jawabkan. “Kalau memang banyak ya bisa dilaporkan ke Bawaslu, tapi tentu harus melalui pembuktian terlebih dahulu,” ujarnya.

Apakah layak PSU atau tidak. Demikian juga laporan gugatan ke MK, itu sebenarnya juga sudah ada aturan dan ketentuannya. “Yang bisa gugat ke MK itu jika selisih suaranya antara 0,5-2 persen. Itu juga tergantung dari jumlah penduduk. Kalau Sumsel ini maksimal selisih 1,5 persen, di atas itu tidak akan bisa menggugat ke MK,” ujarnya. Jadi, kata dia, buat apa juga menggugat kalau selisihnya besar, tidak akan ada hasilnya.

Koordinator Media Centre HD-MY (Herman Deru-Mawardi Yahya) Alfrenzi Panggarbesi menjelaskan pihaknya bersyukur dengan hasil rekapitulasi suara Pilgub Sumsel yang memenangkan pasangan HDMY. “Ini juga sudah sesuai dengan rekapitulasi Kabupaten/Kota dan internal kita,” ujarnya. Tidak ada perbedaan berarti, dan semua proses rekapitulasi berjalan transparan dan sesuai aturan.

“Ini adalah suara rakyat. Jadi kita sekarang tinggal menunggu proses selanjutnya sampai pelantikan. Kami juga menghormati jika memang ada paslon yang merasa tidak puas dengan hasil ini,” ujarnya. Tapi dia yakin, dengan selisih yang tinggi, kasus Pilgub Sumsel tak bisa digugat ke MK.

Diketahui, rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan oleh KPUD Sumsel, rampung. Pasangan calon Herman Deru-Mawardi Yahya unggul dari ketiga paslon lain. Tak ada perubahan jumlah suara. Semua sesuai dengan hasil perhitungan KPUD 17 kabupaten/kota, 4-5 Juli lalu. Hasil rekap, Herman Deru-Mawardi meraih 1.394.438 suara. Unggul 193.813 suara (4,83%) dari pasangan Dodi Reza-Giri Ramanda yang meraih 1.200.625 suara. Selanjutnya paslon Ishak Mekki-Yudha Pratomo 839.743 suara. Posisi terakhir paslon Aswari Rivai-Irwansyah 442.820 suara. Jumlah suara sah 3.877.626 suara. Sedangkan suara tidak sah 133.072. Total suara sah dan tidak sah 4.010.698. Jika dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap berjumlah, 5.656.633, partisipasi pemilih cukup tinggi. Mencapai 71 persen. (cj15/kms/afi/fad/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!