JPN Sriwijaya Diresmikan

Eksibisi offroad Kodam II/Sriwijaya.

PALEMBANG – Wali Kota Harnojoyo meresmikan pengurus Jeep Palembang Nian (JPN) Sriwijaya, di rumah dinas wako, Sabtu (5/8). Sebuah wadah bagi berbagai komunitas mobil offroad di Palembang yang diharapkan mampu bersinergi dengan Pemkot.

Harnojoyo menilai, peran komunitas dalam memajukan pariwisata Kota Palembang, terlebih jelang pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Semangat komunitas ini, menurutnya telah menjadi representasi gotong royong yang telah dilakukan Pemkot Palembang selama ini.

“Kami senang dan mengapresiasi hadirnya wadah bagi komunitas offroad ini. Apalagi Pangdam II Sriwijaya langsung sebagai pelindung bersama Gubernur dan Kapolda, sehingga tidak hanya dapat menyalurkan hobi, tetapi bisa tertib berlalu lintas, berjiwa sosial tinggi, dan mempromosikan wisata kita,”harap Harnojoyo.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Palembang, berencana menjadikan kawasan Gandus sebagai salah satu arena offroad terpadu dengan taman buah. Sehingga bisa dijadikan destinasi wisata baru bagi wisatawan yang datang ke Palembang dalam kaitannya dengan percepatan pembangunan di bidang pariwisata.

Wali kota Palembang bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangat Daerah (OPD), juga didapuk sebagai Pembina bagi wadah komunitas ini. Sementara struktur kepengurusan bakal diisi oleh anggota dari berbagai komunitas otomotif, khususnya offroad di Palembang. Seperti VES, Taft, Pajero, Willys, Jimny dan sebagainya.

Baca Juga :  Ini Target Tim Basket DBL SMA Methodist 1

Ketua Umum JPN, Harobin Mastofa mengungkapkan, hadirnya wadah komunitas ini telah lama diharapkan oleh para anggota. Secara teknis, JPN akan memayungi setiap komunitas yang masih dapat beraktivitas dan berkreasi. Tidak hanya terkait hobi, tetapi juga untuk membantu di lokasi terkena bencana lantaran mobil-mobil yang dimiliki oleh anggota komunitas ini memiliki spesifikasi yang bisa mengakomodir hal tersebut.

“Melalui SK wali kota wadah ini telah diresmikan dan didaftarkan ke IMI Sumsel, diketahui juga oleh IOF. Nantinya kami memonitor gerak dari komunitas yang ada untuk juga membuat kegiatan bersama yang besar kedepan,” ujarnya. (aja)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!