Juara Bertahan Confident

ANTUSIAS: Trisna Gamaputri, basketballs operations Honda DBL Indonesia memberi penjelasan regulasi terbaru pada peserta saat sesi technical meeting di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, kemarin (10/10). Foto: Hatta/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Keseruan Honda Developmental Basketball League (DBL) South Sumatera Series Palembang kian terasa. Padahal event ke sepuluh di Bumi Sriwijaya ini baru berlangsung 20-28 Oktober nanti di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Antusias peserta terasa sejak dihelatnya technical meeting (TM) di Hotel Swarna Dwipa, kemarin (10/10). Maklum Honda DBL merupakan salah satu kompetisi basket terbesar, yang hanya berlangsung satu kali setahun.

Apalagi, peserta yang terbaik nanti, punya kesempatan besar untuk masuk DBL Camp ke Surabaya dan juga coaching clinic ke Amerika Serika. So, menarik sekali bukan? Wajar jika hampir seluruh peserta yang berbondong-bondong datang, begitu tidak sabar untuk melihat siapa yang akan jadi calon lawan pertandingan pertama nanti.

TM terlebih dahulu diawali dengan paparan mengenai peserta yang ingin gabung di member Zetizen, Sumatera Ekspres dan juga Honda DBL- Zetizen Journalist & Photography Competition. Ada juga paparan dari sponsor utama sepeda motor Honda tentang tagline # CariAman, produk Simpati Loop, dan juga UBS Gold.

Berlanjut ke sesi paparan regulasi peserta dance, tim basket, dan suporter sekolah. Untuk regulasi sediri, panitia harus kembali mengingatakan para peserta untuk melihat beberapa aturan baru di kompetisi DBL 2017. Terutama di sesi aturan pertandingan, yang memang ada sedikit berubah. Meski tidak terlalu jauh dari aturan kompetisi dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Kunjungi Graha Pena, Sekolah ini Target Juara

“Ada beberapa bagian saja, seperti pada kelompok pemain. Dimana kelompok yang sudah bermain di kuartet pertama, dilarang untuk bermain di kuartet kedua, begitu sebaliknya. Pegantian pengecualian, hanya bisa dilakukan jika pemain sudah bermain minimal empat menit dahulu,” jelas Trisna Gamaputri Basketball Operations DBL Indonesia.

Selain itu perubahan lain juga terkait pemberlakukan Ilegal Offence ditahun ini. Berbeda seperti pada aturan tahun sebelumnya. Tetapi hal ini sebenarnya, lanjut Trisna jutru akan lebih memudahkan tim, khususnya pelatih dalam hal meracik taktik, saat pertandingan. Karena aturan-aturan baru ini, dipastikan akan membuat permainan nanti lebih fleksibel.

“Karena itu, ada baiknya para peserta harus memahami dulu seluruh regulasi yang ada. Jika ada yang belum paham, bisa dilihat lagi aturan ini pada web oficial kami www. dblIndonesia. com disana lengkap mengenai aturan regulasi terbaru kita,” ujarnya.

Acara yang ditunggu-tunggu yakni drawing tim, akhirnya tiba dipenghujung sesi akhir TM. Rona wajah penuh tegang pun langsung terlihat hampir seluruh peserta dan pelatih tim putra maupun putri.

Drawing tim putri pertama dilakukan. Satu persatu perwakilan mengambil gulungan kertas, yang berisi nomor. Dari hasil drawing, juara tahun lalu SMAN 2 Muara Enim yang jadi salah satu calon tim kuat tahun ini, justru masih bisa bertahan. Itu karena lawan yang bakal dihadapi pertama masih harus menunggu hasil pertemuan dari SMAN 2 Lahat dengan SMAN 10 Palembang.
Suara riuh para peserta juga langsung terdengar, pada drawing sektor kelompok putra. Pasalnya, dominasi juara bertahan dua kali berturut SMAN 2 Muara Enim, juga pasti akan terganjal oleh salah satu tim kuat SMA Xaverius 1 Palembang.

Baca Juga :  Harus Jaga Nama Besar Indonesia di Iran

Menanggapi hasil ini pelatih SMAN 2 Muara Enim, M Agung Pardomuan mengaku sudah selalu siap dengan apa yang terjadi dihasil drawing. Termasuk pun saat, jika harus menjalani laga bigmatch diawal kompetisi.

“Segala resiko kita sudah siap. Termasuk jika harus menghadapi lawan berat diawal ini. Sebagi juara bertahan dua tahun berturut-turun, kami harus tujukan jika kami sudah terbiasa dengan admosfir pertandingan DBL yang memang ketat,” tuturnya.

Diapun mengaku tetap confident dengan kualitas anak asuhnya tahun ini. Apalagi dari segi persiapan, tim ini sudah digembleng jauh hari sebelum menghadapi kompetisi ini. “Untuk komposisi pemain juga, memang tidak jauh beda dari tahun lalu. Hanya ada beberapa perubahan sedikit, regenerasi pemain muda disektor pemain center. Buat kami, ini justru akan lebih membuat kuat komposisi tim kami yang sekarang,” pungkasnya. (cj11/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!