Juara, Buatkan “Rumah” Ayah

FANS: Para fans Rara yang tergabung dalam Ralova berfoto di kediaman sang idola, kemarin. Foto: Dian/Sumatera Ekspres

SUMSEL – Keberhasilan Tiara Ramadhani (16) yang akrab disapa Rara masuk tiga besar Liga Dangdut Indonesia (LIDA) membuat bangga. Tak hanya orang tua, keluarga, dan warga Prabumulih. Tapi juga masyarakat Sumsel.
Nama provinsi ini terus disebut-sebut. Kini, Ralova, nama fans Rara, tersebar di mana-mana. Tak terkecuali di kediaman Rara di Kelurahan Sukajadi, Kota Prabumulih. Ketika mampir ke sana, kemarin (5/5), ibunya Rara, Tapyati, tak sendiri. Dia asyik ngobrol dengan sejumlah fans Rara asal Muara Enim. Mereka menginap di sana usai menonton bareng penampilan sang idola di Kantor Dinas Pendidikan Prabumulih, dua malam lalu.
Kediaman Rara pun terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya. Ya, rumah itu sudah dibedah Polres Prabumulih. Pada dinding ruang depan dipenuhi belasan Sertifikat. Semua bukti Rara juara MTQ, teater, menyanyi, cerita rakyat dan lainnya.
Di ruang tengah, pun masih ada sertifikat Rara yang disusun rapi dalam lemari kaca. Termasuk puluhan piala. “Yang jelas, Rara telah buat ibu bahagia. Alhamdulillah dia bisa lolos ke tiga besar. Rasanya masih tidak percaya,” ujar Tapyati.
Saat Top 6, Tapyati ikut nonton langsung di Studio Indosiar. Dia sempat salaman dengan Rara. Hanya saja, ibu dua orang anak itu pun sejauh ini tak mau tinggal diam meskipun anaknya sudah menjadi artis. Dirinya masih bekerja dengan jualan kue keliling
menyapu dan nyuci di tempat tetangga.
Dirinya pun mengaku sempat ditawari pekerjaan oleh pemerintah kota di rumah dinas. “Kalau ibu mau saja, tapi nanti tergantung Rara,” timpalnya. Mengenakan kerudung hitam, ibunda Rara pun mengaku belum ada nazar khusus bila anaknya itu lolos menjadi juara satu. “Kalau ibu tidak ada nazar, tapi Rara yang ada nazar,” imbuhnya.
Rara pernah berkata kepadanya bakal membuatkan rumah ayahnya (kuburan ayahnya, red) berwarna merah. “Rara bilang mau buatkan rumah ayahnya dengan uang dan hasil keringatnya sendiri,” imbuhnya.
Tapyati juga bercerita mengenai sosok Rara. Menurut dia, putrinya itu perempuan yang manja namun pintar menempatkan diri. “Namanya anak perempuan dan sudah sejak lama ayahnya sakit, jadi ibu selain menjadi sosok ibu, juga sosok ayah. Selalu di bawah kelek ibu,” ujarnya tersenyum.
Bahkan setiap kali Rara ingin tampil di berbagai acara dan perlombaan, dirinya selalu menjadi dewan juri pertama. “Biasanya ibu dengar dulu kalau Rara mau lomba, ibu komentari sebagai pendengar,” lanjutnya.
Dari sang ibu, juga diketahui kalau Rara sudah aktif sejak kelas 3 SD dengan ikut di
tim seni berawal dari teater, cerita rakyat, dan menyanyi. Semakin dewasa, Rara pun semakin hobi menyanyi dan gitar. “Kalau di rumah kadang teriak-teriak nyanyi, di kamar, waktu pulang sekolah dan setiap mau melakukan apapun selalu nyanyi,” tambahnya.
Bahkan karena prestasi Rara, sang ibu pun ditawari akan diberangkatkan umrah oleh Gubernur Sumsel. “Alhamdulillah saya senang sekali bisa umrah,” imbuhnya. Dirinya masih menunggu hal itu dari Pemerintah Provinsi Sumsel.
Tapyati pun berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk dukung Rara, Kepada para pejabat Sumsel di pusat, Kapolri dan lainnya berharap dukungan untuk Rara.
Harapan Tapyati itu mendapat jawaban. Bahkan langsung dari Gubernur H Alex Noerdin. Orang nomor satu di Sumsel tersebut mengeluarkan Surat Edaran (SE) No 021/56/Diskominfo/2018 tentang Dukungan untuk Rara Finalis dari Sumsel di ajang LIDA Indosiar 2018.
Kata Alex, dukungan harus diberikan kepada siapapun. Termasuk putra dan putri terbaik Sumsel yang sedang mengharumkan nama daerah. “Rara ini putri terbaik Sumsel dimana menjadi finalis di ajang LIDA Indosiar. Tentunya harus kita dukung,” ujarnya.
Alex berharap dengan banyaknya dukungan, Rara bisa memenangkan ajang tersebut. “Kami berharap Rara bisa menampilkan aksi terbaiknya sehingga mendulang simpati dari pendukung dan bisa memenangkan ajang pencarian bakat tersebut,” katanya.
Dukungan juga datang dari Pjs Wali Kota Prabumulih, H Richard Cahyadi. Dia mengaku bangga memiliki pemudi yang membuat NKRI mengenal Prabumulih. Dia berharap Rara bisa mengangkat nama keluarga, Kota Prabumulih juga bisa mengangkat nama baik Provinsi Sumsel. “Yang jelas selalu berusaha, yakin dan berdoa,” ucapnya.
Selain itu, dia mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan. “Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sumsel memberikan dukungan kepada Rara,” ajaknya dengan cara sms ketik LIDA spasi Rara kirim ke 97288 atau bisa juga vote melalui aplikasi Bukalapak.
Dari Musi Banyuasin (Muba) juga hadir dukungan. Sekda Drs Apriyadi Msi meminta warga Muba ikut lakukan vote dan SMS. “Kita telah mengimbau seluruh komponen masyarakat Kabupaten Muba berikan dukungan kepada Rara,” katanya.
Plt Bupati OKI, HM Arifai SE, ikut suarakan dukungan. Buktinya, dia akan menggelar nonton bareng saat grand final. “Ayo kita dukung Rara,” ajaknya. Menurutnya, Rara tak hanya banggakan Prabumulih. Tapi juga Sumsel.
Ketua Ralova Muara Enim, Kang Adi menuturkan, fans Rara tak hanya di Indonesia. Tapi juga Jepang, Singapura, Malaysia, dan Belanda. “Kita bukan hanya sebagai fans, tapi kami semuanya saudara dan mendukung Rara tanpa pamrih,” katanya saat dibincangi di rumah Rara.
Rusli Priaji, pendamping Rara mengaku sebelumnya memang Rara direncanakan akan pulang ke Prabumulih saat masuk top 3. “Namun sepertinya Rara tidak jadi pulang kampung karena final ini dimulai tanggal 9-14 Mei dan mereka mulai menghafal banyak lagu,” tukasnya. (uni/chy/kos/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!