Kabupaten ini Rawan Penyakit Filariasis

Rakor POMP filariasis di aula Dinkes OKI. foto: agustriawan sumeks.co.id

KAYUAGUNG – Luas wilayah 19.023,47 hektare dengan bentangan 75 persen berupa rawa-rawa, sangat memungkinkan bagi masyarakat di Kabupaten OKI mempunyai risiko tinggi untuk terinfeksi filariasis (penyakit kaki gajah). Oleh karena itu, Dinas Kesehatan OKI mendukung program nasional, yaitu eliminasi filariasis, agar masyarakat terbebas dari penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan HM Lubis SKM M Kes mengungkapkan, filariasis merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit kaki gajah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dan perlu mendapat perhatian bersama.

“Karena serangan penyakit ini dapat menimbulkan cacat permanen pada organ-organ tubuh manusia,” kata Lubis saat menggelar rapat koordinasi pemberian obat pencegahan massal  (POMP) filariasis tingkat Kabupaten, di aula Dinas Kesehatan, Rabu (26/7).

Lanjut dia, tahun ini merupakan tahun terakhir dari rangkaian 5 tahun pelaksanaan program POMP. Kegiatan ini dilaksanakan dengan sasaran penduduk yaitu umur 2 tahun sampai dengan 75 tahun yang tidak sedang menderita sakit berat serta tidak sedang hamil. “Target kita minimal 85 persen dari sasaran penduduk di OKI diharapkan mendapatkan serta meminum obat filariasis yang akan dibagikan secara gratis,” tegasnya. (gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!