KAI Gelar Bantuan Kesehatan Gratis

Dokter gigi Rail Clinic memeriksa gigi warga sekitar. Foto: Adi/Sumeks

PALEMBANG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III kembali menggelar kegiatan sosial berupa akses kesehatan gratis dengan menggunakan fasilitas rail clinic sekaligus menyerahkan bantuan kacamata untuk 50 pelajar SDN 01 Desa Sukacinta, Blimbing Pendopo. Ini bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap masyarakat yang tingal di sepanjang lintasan kereta.

“ Secara berkala kita rutin memberikan bantuan, baik dalam program CSR kesehatan, pendidikan ataupun lainnya. Tapi khusus untuk kali ini, kita fokus pada bidang kesehatan. Untuk kegiatan ini, kita gunakan rail clinic yang dimiliki oleh PT KAI (Persero) Divre III,” ungkap Manager Humasda PT KAI Divre III, Aida Suryanti, kemarin (10/5).

Disebutkan Aida, Rail Clinic ini sendiri terdiri dari dua rangkaian kereta retrfoit atau kereta rel diesel yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa menyerupai klinik berjalan. Sedangkan fasilitas yang dimiliki setiap ruang berbeda-beda. Fasilitas yang dimiliki untuk pelayaan kesehatan primer atau tingkat pertama. Di antaranya terdapat ruang monitoring dokter, ruang tindakan, pemeriksaan gigi dan ruang bersalin. Seluruh pelayanan medis kita lakukan. “Pelayanan darurat yang meliputi bantuan hidup dasar, alat monitoring pasien, alat kejut jantung, tindakan bedah minor, rekam jantung hingga penanganan kasus trauma dilakukan di gerbong pertama,” ulasnya.

Sedangkan untuk gerbong kedua, diakuinya terdapat ruang persalinan, ruang pemeriksaan umum, edukasi dan ruang farmasi. Selain itu, juga ditambahkan peralatan untuk mata dengan mengunakan sistem digital. “ Dental unit di rail clinic generasi kedua sudah dilengkapi dengan monitor TV, dengan begitu dapat mempermudah pemeriksaan gigi,” terangnya.

Di samping pelayana kesehatan gratis tersebut, pihaknya juga menyalurkan puluhan kacamata untuk pelajar setempat. “ Sudah kita siapkan 50 kacamatan gratis untuk pelajar SD 01 Desa Sukacinta, Blimbing Pendopo Kabupaten Muara Enim. Terpenting, akan makin mempererat hubung masyarakat dengan PT KAI. Sekaligus menumbuhkan rasa memiliki serta dapat turut aktif mejaga aset dan keselamatan perjalana kereta,” tegasnya.

Husni (28), salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Paling tidak, masyarakat yang selama ini cukup jauh untuk ke pusat kesehatan, dari kegiatan ini klinik kesehatan yang datang ke masyarakat. “Kita cuma berharap agar kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja, tapi bisa terus dan berkelanjutan. Sehingga masyarakat juga akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik ke depannya,” pungkasnya. (afi/lia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!