Kanon Terakhir Robben

Arjen Robben. Foto: Reuters

AMSTERDAM – Arjen Robben tak akan pernah merasakan Piala Dunia keempatnya. Ambisi Robben masuk dalam klub 100 timnas Belanda pun tak kesampaian. Itu karena Robben sudah bertekad untuk menyudahi 14 tahun kebersamaannya dengan Oranje, julukan timnas Belanda, kemarin WIB (11/10).

Robben memutuskannya setelah menjadi aktor di balik kemenangan hambar Belanda 2-0 atas Swedia di Johan Cruijff Arena, Amsterdam. Gol kedua dari tembakan kanonnya menjadi tanda perpisahan dari si Kaki Kaca, julukan Robben. ”Saat terakhir berlari di lapangan ini, saat terakhir saya mendengarkan Wilhelmus (van Nassouwe, lagu kebangsaan Belanda), dan malam terakhir yang spesial nan sulit,” ucap Robben kepada Allgemeine Dagblad.

Ya, Robben memutuskan pensiun dari Belanda. Selain gol dari tendangan kanon, Robben juga mencetak gol dari penalti pada menit ke-16. Dua gol tak mudah dengan niat pergi dari timnas yang sudah dia ungkapkan sebelum laga. ”Sulit untuk tetap fokus, tetapi saya hanya ingin memberikan penampilan hebat di saat terakhir saya,” lanjut pemain Bayern Muenchen itu.

Robben mengakui, dia masih rindu bermain di turnamen mayor. Selama karier timnasnya, Robben sudah pernah turun di tujuh turnamen mayor. Tiga di Piala Dunia, empat kali dia sudah bermain di Euro. Faktor usia jadi salah satu aspek yang dia pikirkan sebelum berpikir pergi dari timnas Belanda.

Robben per 23 Januari tahun depan berusia 34 tahun. Jika ke Euro 2020, usianya saat itu 36 tahun. Faktanya, pada Euro 2016 lalu Ricardo Carvalho masih berbaju Portugal saat usianya 38 tahun, pemain tertua selain kiper pada Euro 2016. ”Tapi, saya tak tahu bagaimana perjalanan karir saya ke depan, saya masih di klub top, saya masih ingin mencapai hal-hal lebih hebat, dan saya fokus untuk itu. Ini saat yang tepat menyerahkan tongkat estafet di Oranje,” tuturnya.

Sudah yakin pensiun? ”Saya sudah memikirkannya sebentar, dan saya sudah mantap, tak ada sedikit pun penyesalan dalam hati saya,” ucap Pemain Terbaik Belanda 2014 itu. Fans yang datang ke stadion juga memberikan applaus terakhir untuknya. ”Arjen bedankt, Arjen bedankt,” begitu kata-kata fans Belanda saat Robben berlalu ke tunnel setelah laga. Arjen bedankt, artinya terima kasih Arjen.

Media-media Belanda pun menyayangkan keputusan pensiun Robben itu. ”Afscheid van Oranje,” atau perpisahan untuk Oranje, begitu bunyi headline di surat kabar De Telegraaf. Lalu, di halaman depan Sportwereld menuliskan kata untuk Robben: ”Dat Was Het Dan”, atau artinya Cukup Sampai Di Sini.

Begitu pula dengan pelatih Belanda, Dick Advocaat. Dilansir Soccerway, Advocaat tetap menganggap Robben sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Sekalipun dia masih tidak bisa memberikan satu pun trofi juara bagi Negeri Kincir Angin itu, Robben masih citra Belanda saat bermain di level klub.

”Yakinlah, ini akan jadi kerinduan nyata bagi timnas, bermain tanpa dirinya. Karena, dia pemain dengan kualitas yang susah ditemukan di sini. Kami bakal merindukannya, tak ada hal-hal yang meragukan itu,” tutur Advocaat yang kontraknya bersama Belanda sudah berakhir usai Kualifikasi Piala Dunia 2018 ini. (ren/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!