Kapolda: Tak Bisa Ungkap Kasus Begal, Kapolresnya yang ‘Dibegal’

Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Foto: doc sumeks

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pun meradang mendengar kabar jatuhnya lagi korban jiwa dari aksi pembegalan. Korban tewas M Deni Setiawan (16), pelajar kelas 2 salah satu SMK di Palembang. Sedang dua temannya yang lain, Saputra (15) dan Erlangga (15), terluka, tapi selamat. Seorang lagi, Imam, selamat tanpa terluka. Kawanan pelaku yang informasinya berjumlah sekitar 18 orang membawa kabur sepeda motor Revo milik Erlangga.

Kapolda pun mengingatkan kembali warning dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Jika tidak bisa mengungkap kasus seperti begal ini, kapolresnya yang akan ‘dibegal’,” cetusnya. Semua Kapolres telah diinstruksikan untuk menyikat habis para penjahat sadis, apalagi jika memberikan perlawanan.

“Jangan segan-segan untuk menembak mati para pelakunya kalau membahayakan,” lanjutnya. Di sisi lain, reward akan diberikan atas keberhasilan ungkap kasus begal. Bahkan, pelaku yang melawan saat upaya penangkapan akan berakhir di kamar jenazah. “Saya ingin tindak kriminal terus berkurang. Apalagi ini sudah mau Asian Games. Kami tidak main-main. Akan saya sikat betul jika ada yang mengacau,” tandasnya.

Tak hanya di Palembang, polres di daerah juga berlomba ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas), termasuk begal. Seperti di Muara Enim, pada semester pertama lalu, dari semua kasus yang dilaporkan, 80 persen sudah terungkap.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Reskrim AKP Willian Harbensyah, mengatakan, dari 162 kasus curat, curas dan curanmor (3C), ada 33 curas. Tindak pidana curas sering terjadi pada malam hari.

Lokasinya di jalanan dan tempat tertentu yang sepi. “Begitu dapat laporan, anggota langsung bertindak sehingga sebagian kasus berhasil diungkap dengan cepat,” bebernya. Karena jadi salah satu atensi Kapolres, Polres Muara Enim mengerahkan tim Rajawali yang tiap hari berpatroli. Patroli sekaligus mendeteksi situasi dan titik rawan. Kabag Ops Kompol Irwan Andeta, mengatakan, jelang Asian Games, saat ini digelar Operasi Pamong Praja yang sasaran utamanya kejahatan 3C. “Menjaga keamanan Muara Enim semua personel dikerahkan termasuk di setiap polsek,” tukasnya. (wly/vis/way/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!