Kapolda: Tembak di Tempat

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara

Perampokan toko emas di Gelumbang, Muara Enim menambah panjang daftar kasus serupa di wilayah Sumsel. Pada 5 Mei 2015, terjadi perampokan di pasar Kalangan Jalur, Banyuasin. Sebanyak 3 kg emas dibawa kabur komplotan bersenpi. Lalu, 17 Mei 2014, dimana enam perampok bersenpi menguras emas dari tiga toko emas di Pasar Muara Dua, OKU Selatan. Yakni Toko Emas London, Gemini, dan Cantik. Ada tiga pelaku tertangkap dan dua di antaranya meregang nyawa. Sebelumnya, 1 November 2013, lima perampok bersenpi beraksi di Toko Emas Mulia Prabumulih. Mereka menggasak 6 kg emas senilai Rp3 miliar lebih.
Desember 2013, terjadi perampokan toko emas di Pasar Lemabang. Pelaku empat orang, dua pelaku kakak beradik. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, tidak ada ampun untuk pelaku kejahatan bersenpi. Termasuk para perampok toko emas di Gelumbang, kemarin.
Dengan obral peluru, aksi koboi para pelaku sudah mengancam keselamatan warga. “Jadi, sikat saja. Anak buah saya tahu menerjemahkan kata ‘sikat’ itu,” ujar Zulkarnain.
Pria kelahiran Belitang Madang Raya, OKU Timur itu membenarkan ada dua pelaku yang berhasil ditangkap.
Untuk dua yang kabur, dalam pengejaran. Tim Anti Bandit Subdit III (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel juga dikerahkan untuk membantu pengungkapan oleh Polsek Gelumbang dan Polres Muara Enim.
“Untuk pelaku yang melarikan diri, ke mana pun akan kami kejar. Kalau mereka melawan, tembak di tempat saja. Tapi tetap sesuai prosedur,” tegasnya. Kapolda mengakui, toko emas memang jadi sasaran empuk pelaku kejahatan.
Para pemiliknya diimbau untuk melengkapi toko dengan alat keamanan. Seperti closed circuit television (CCTV), kunci dan etalase yang kuat, maupun teralis besi. Kalau perlu, adakan personel keamanan atau security. Zulkarnain juga menyarankan pemilik toko emas punya nomor kontak kepolisian setempat.
“Bila perlu simpan nomor kapolres dan kapolsek terdekat. Mereka harus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan diri,” pungkasnya. Bila melihat ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan, sebaiknya langsung melapor. (vis/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!