Kapolri-Kapolda di Praperadilankan

Kuasa hukum pemohon saat berkonsultasi dengan majelis hakim di PN Palembang, Rabu (22/11). Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Merasa penangkapan yang dilakukan oleh anggota polisi dari Polsek Muara Telang terhadap H Abdul Kohar (pemohon) tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, akhirnya mengajukan sidang praperadilan terhadap Kapolsek Muara Telang (termohon), Kapolres Banyuasin turut
termohon I), Kapolda Sumsel (turut termohon II) dan Kapolri (turut termohon III) ke Pengadilan Negeri Palembang.

Persidangan yang beragendakan pembacaan gugatan dari pihak pemohon, juga melakukan pemeriksaan terhadap berkas administrasi dari Kapolri. “ Sidang sebelumnya memang belum ada surat kuasa dari Kapolri, kalau sekarang kita sudah punya dan diserahkan ke majelis hakim,” ujar Kuasa Hukum Kapolri, Kombes Pol Veris Septiansyah ditemui usai sidang praperadilan, Rabu (22/11).

Dijelaskannya, dalam sidang kali ini juga, kuasa hukum pemohon beragumen tentang aturan dari proses penahanan yang dilakukan terhadap pemohon, H Abdul Kohar yang tidak sah atau non prosedural.

“ Ada yang kita bantah dari surat dari pihak pemohon. Sebab aturan yang diterapkan tersebut sudah usang dan tidak berlaku lagi. Sehingga penahanan tersebut sudah sesuai SOP yang ada,” bebernya.(afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (23/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!