Karet Murah, Aksi ‘Ngelegal’ Marak

Tersangka Abdira. Foto: Kapolsek Karang Dapo for Sumeks

MURATARA-Aksi pencurian Tandan Buah Sawit (TBS), atau yang yang di kenal warga dengan sebutan ‘ngelegal’‎ kebun sawit milik perusahaan, masih sering terjadi wilayah Kabupaten Muratara.

Senin (12/2), sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang pelaku pencurian kepergok petugas sekuriti tengah melakukan aksi, salah satu pelaku berhasil tertangkap sedangkan yang lainnya berhasil melarikan diri.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Karang Dapo Ipda Yani Iskandar menuturkan, pihaknya sudah mengamankan salah satu pelaku pencurian TBS di areal divisi 5, blok 130 PT Lonsum, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Tersangkanya Abidra (37), warga Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. Beserta barang bukti berupa 80 janjang sawit senilai Rp2,7 juta yang tak sempat diangkut oleh pelaku.

“Pelakunya ada tiga, satu orang tertangkap dan dua orang lagi masih buron. Tapi kita sudah kantongi nama-nama pelaku,” kata Kapolsek Karang Dapo.

Dia membenarkan, sampai saat ini aksi pencurian TBS masih sering dilakukan oleh sejumlah warga. Aksi itu diklaim tengah marak di lakukan masyarakat, pasca sejumlah harga komoditas karet mengalami penurunan harga.‎ (cj13)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Rabu (14/2). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!