Kasus KDRT OKI Alami Penurunan

bu Lindasari Iskandar SE aat penyuluhan dihadapan IRT di GOR Biduk Katjang, Kamis (7/12). Foto: Agustriawan/Sumatera Ekspres

KAYUAGUNG – Permasalahan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Guna mengantisipasi KDRT, penyalahgunaan narkoba dan perlindungan anak di era digital, pihaknya bersama pemerintah setempat membentuk karakter perempuan yang tangguh khususnya dikalangan ibu-ibu rumah tangga.

“Seorang ibu mempunyai peranan penting dalam mendidik keluarga, sehingga dengan adanya penyuluhan kepada para ibu- ibu diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang dapat membentuk karakter ibu yang tangguh,” ujar Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH didampingi Kasat Binmas OKI AKP Siska Arisandi, Kamis (7/12).

Berdasarkan data yang dihimpun dari PPA Polres OKI, kasus KDRT di Kabupaten OKI mengalami penurunan, ditahun 2016 KDRT sebanyak 23 kasus, kekerasan anak sebanyak 69 kasus. Sedangkan ditahun 2017, KDRT tercatat hingga November 2017 mengalami penurunan sebanyak 17 kasus dan kekerasan terhadap anak sebanyak 54 kasus. (gti)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (8/12). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!