Kekuatan Bocah-bocah Thailand, Bikin Penyelam Salut

Sebuah screen grab memperlihatkan anak laki-laki diselamatkan dari gua Thai yang mengenakan masker saat beristirahat di rumah sakit Chiang Rai, Thailand. Foto: Departemen Hubungan Masyarakat Pemerintah (PRD) dan Biro Juru Bicara Pemerintah / Handout melalui REUTERS

Seorang penyelam asing yang terlibat dalam misi penyelamatan 12 bocah dan pelatihnya yang terjebak dalam gua Tham Luang di sebelah utara Thailand mengatakan anak-anak itu sangat kuat. “Mereka diharuskan menjalani sesuatu yang tidak pernah dilakukan bocah lain sebelumnya. Sungguh tidak lazim anak berusia 11 tahun harus menyelam dalam gua,” kata Ivan Karadzic, penyelam yang mengelola bisnis penyelaman di Thailand kepada BBC, seperti dilansir laman the Straits Times, Selasa (10/7).

“Mereka menyelam ke lingkungan yang berbahaya dengan jarak penglihatan nol, hanya ada cahaya dari obor yang dibawa tim penyelamat.” Kebanyakan anak-anak itu juga tidak bisa berenang apalagi menyelam.

Anak-anak anggota tim sepak bola Moo Pa berusia 11 sampai 16 tahun dan pelatihnya berusia 25 tahun bertualang ke dalam gua Tham Luang 23 Juni lalu dan terjebak lantaran hujan deras menyebabkan banjir bandang di dalam gua.

Dua penyelam asal Inggris menemukan mereka sembilan hari kemudian pada jarak sekitar 5 kilometer dari mulut gua. Tim penyelamat akhirnya dibentuk dengan dibantu 90 penyelam, 50 di antaranya warga asing, untuk mengeluarkan bocah-bocah itu dan pelatihnya. Hari ini akhirnya seluruh ke-12 bocah dan pelatihnya berhasil dikeluarkan satu persatu dari mulai Minggu dan Senin kemarin.

Kondisi di dalam gua cukup membahayakan bahkan seorang mantan personel Angkatan Laut Thailand Kamis lalu tewas ketika berusaha menyelam untuk menyelamatkan mereka.

Karadzic mengatakan dalam operasi ini tim penyelamat sangat khawatir dengan kondisi terburuk. “Kami sangat takut jika ada penyelam yang panik,” kata dia seraya mengagumi kemampuan anak-anak itu yang masih bisa tenang dalam situasi berbahaya. “Saya tidak paham bagaimana mereka bisa sangat hebat. Terbayang mereka berada di dalam celah sempit dalam gua selama dua pekan. Mereka tidak bertemu ibu masing-masing. Luar biasa anak-anak ini. Sangat luar biasa.” (bbc/int)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!