Kembali Sidang Sengketa Lahan Ditunda

SIDANG: Kasus dugaan penyerobotan lahan antara warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Lahat Selatan, Lahat, dengan perusahaan sawit PT Arta Prigel, kembali digelar, Senin (9/4) di PN Lahat. Foto: Agustriawan/Sumatera Ekspres

LAHAT- Sidang lanjutan terkait dugaan penyerobotan lahan antara warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Lahat Selatan, Lahat, dengan perusahaan sawit PT Arta Prigel, kembali digelar, Senin (9/4).Kali ini, pihak tergugat Pemkab Lahat berhalangan hadir sehingga sidang kembali ditunda.

Majelis hakim yang diketuai Agus Pancara SH juga meminta jawaban dari pihak tergugat PT Artha Prigel terkait gagalnya mediasi. Selanjutnya, majelis hakim memutuskan sidang dilanjutkan Senin (16/4) mendatang.

“Kita minta pihak tergugat sudah mempersiapkan jawaban atas pernyataan sidang mediasi,” tegas Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lahat, Agus Pancara SH MHum.

Sementara pihak penggugat, Dalian, juga mempertanyakan mengapa lahan yang dalam kondisi sengketa, belum juga dipasang plang pengumuman oleh pihak Pengadilan Negeri Lahat.

Pernyataan ini dijawab oleh Hakim Humas PN Lahat, Dicky Syarifudin SH MH. Dijelaskanya pihaknya tidak bisa langsung melakukan pemasangan papan pengumuman sengketa, mengingat saat ini masih dalam proses sidang. Ditambah bisa jadi perkara ini nantinya naik ketingkat banding, kasasi, hingga PK.

“Kalau sudah punya putusan hukum tetap, baru ada tindakan hukum. Secara otomatis harus tidak ada lagi aktifitas disana. Ini kan belum tahu, siapa yang akan menang,” ujar Dicky, Senin (9/4).(gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!