Kembangkan Air Terjun Cughup Sangeh

Ilustrasi. foto: dok sumeks.co.id

TEBING TINGGI – Potensi wisata di Kabupaten Empat Lawang cukup banyak. Salah satunya di Desa Terusan Baru dan Desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi yang banyak objek wisata dan belum tergarap dengan maksimal.

Seperti Air Terjun Cughup Sangeh, yang ada di Desa Terusan Baru dan potensi wisata Pantai Terusan di Desa Terusan Lama, yang mengundang decak kagum bagi pengunjung dari luar daerah maupun dari kabupaten tersebut.

Keberadaan objek wisata yang ada di kedua desa tersebut, tentu menjadi sorotan positif bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. Selain itu objek wisata tersebut dapat didukung semua elemen masyarakat setempat dan masyarakat Kabupaten Empat Lawang, secara umumnya.

“InsyaAllah akan segera kita bangun jalan menuju objek wisata Air Terjun Cughup Sangeh,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, H Edison Jaya, kemarin (15/7).

Pelaksanaan pembangunan jalan itu jika tanpa didukung masyarakat, tentu tidak akan terlaksana. Namun masyarakat setempat semuanya mendukung, karena bakal banyak keuntungan jika akses jalan menuju air terjun dibuka.

“Jalan yang akan dibangun lebarnya enam meter. Kemungkinan tahap awal pengerasan dulu dan rencana pembangunan akan dilakukan tahun ini juga,” kata Edison.

Keberadaan objek wisata yang ada, tentu dapat mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten jika dikelola dengan baik. Karena itu, bila objek wisata ini sudah dibangun, diharapkan dapat dikelola dengan baik instansi terkait.

Baca Juga :  Warga Empat Lawang... Periksa Kelengkapan Kendaraan Anda

“Selain mendatangkan PAD, tentu masyarakat di sekitarnya mendapatkan juga keuntungan baik secara langsung maupun tidak. Makanya ini perlu didukung,” ujarnya.

Kepala Desa (Kades) Terusan Baru Alex Deka mengungkapan bahwa, dirinya menyambut baik atas kinerja Pemkab Empat Lawang, yang sudah berupaya mengembangkan objek wisata yang ada di Kabupaten Empat Lawang, khususnya air terjun Cughup Sangeh yang berada di Desa Terusan Baru.

“Mudah-mudahan Cughup Sangeh ini bisa berkembang, karena sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Bahkan warga setempat sudah menghibahkan tanahnya untuk mengembangkan objek wisata air terjun Cughup Sangeh tersebut. “Sejak tahun lalu semua warga sudah menghibahkan tanahnya untuk dibuka jalan,” jelas Alek.

Dijelaskan Alek, air terjun Cughup Sangeh lokasinya sekitar 1,5 kilometer dari pusat desa atau sekitar lima menit menggunakan sepeda motor. Sekarang ini hanya sepeda motor yang bisa menuju lokasi air terjun, tapi jika hujan, sepeda motor juga kesulitan untuk melintas karena jalan licin. Pada libur lebaran kemarin, pengunjung banyak yang sudah datang ke air terjun yang tingginya sekitar 30 meter tersebut. Pengunjung bukan hanya muda-mudi saja, tapi orang tua, anak-anak juga banyak yang berkunjung.

“Hari Minggu atau hari libur saja masih banyak muda-mudi yang main ke sana,” tukasnya. (eno)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!