Kembangkan PLTS Rooftop

PALEMBANG – Setelah selesai dengan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) tahun ini bakal mengembangkan sayap dengan menerapkan PTLS Rooftop di Metropolis.
Rencananya, proyek energi tersebut bakal dikembangkan di atas gedung bertingkat, terutama mal. “Kami sudah punya modal utama yakni teknologi, tinggal mengimplementasikan,” ujar Manajer Pengembangan PDPDE, Iwan Rosyidi, didampingi Manajer Operasional, Iramsyah.
Menurutnya, teknologi ini sudah diterapkan di berbagai negara dan menjadi altenatif energi terbarukan. Di Palembang, teknologi ini cukup potensial dikembangkan. Mengingat, cukup banyak bangunan bertingkat. Seperti rumah sakit, mal hingga gedung perkantoran.
Pada tahap awal, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajak perusahaan untuk membahas mengenai peluang penerapan teknologi tersebut. “Konsep ini sudah kami sounding, tapi akan kami perdalam lagi dengan melakukan pertemuan,” katanya.
Pengembangan usaha ini paling penting adalah space untuk meletakkan dan merangkai sollar cell yang berada di atap bangunan bertingkat. Semakin besar ruang, maka energi yang dihasilkan pun cukup besar.
Seperti rooftop di Palembang Trade Center (PTC), luasan lahannya mampu menghasilkan energi hingga 1,5 megawatt. “Tentu, hal ini sangat bermanfaat dan menguntungkan,” sebutnya.
Namun diakuinya, menerapkan teknologi tersebut membutuhkan investasi yang cukup besar. Estimasi 1 Megawatt butuh dana US$1,5 juta. Maka itu, pihaknya masih akan mengkaji dan membahas rencananya tersebut bersama pihak yang berminat.
Pihaknya akan mencarikan skema pembiayaan untuk pembangunan. Apakah investasi dari pemilik gedung atau bantuan dari pemerintah Jepang. Sebab pengembangan teknologi terbarukan ini mendapatkan bantuan berupa pembelian gas karbon. “Ini harus dibahas lebih lanjut,” cetusnya.
Pastinya, kata dia, teknologi ini lebih menguntungkan dan lebih murah untuk jangka panjang. Disamping ramah lingkungan. “Ini pula menjadi komitmen Provinsi Sumsel untuk terus mengembangkan teknologi serupa,” tukasnya.
Sementara itu, Marketing Communication Palembang Icon Mall, Trully, menambahkan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Tentu jika ada hal seperti ini harus dibahas lebih lanjut dengan manajemen. (yun/vin/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!