Kemenpora Desak Cabor Teken MoU

Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana. Foto:Kumaidi/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Kemenpora mendesak pengurus cabang olahraga (cabor) untuk segera tanda tangani nota kesepahaman (MoU) penggunaan anggaran pelatnas Asian Games 2018. Para cabor itu ditunggu sampai Jumat ini (12/1). Jika tidak juga membubuhkan tanda tangan  penggunaan anggaran untuk pelatnas, mereka akan ditinggal.

Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana menjelaskan, sampai
kini baru delapan cabor yang membubuhkan tanda tangan pemakaian anggaran pelatnas Asian Games 2018. Mereka adalah bulu tangkis, balap sepeda, angkat besi, sepatu roda, baseball, rugby, pencak silat, dan paralayang.

Sementara total cabor yang dipertandingkan di Asian Games 2018 ada 40. Jadi 32 cabor lagi belum mau tanda tangan pemakaian anggaran pelatnas. Sementara waktu yang tersisa tinggal tujuh bulan karena Asian Games 2018 dilaksanakan 18 Agustus-2 September 2018.

“Kami tunggu sampai Jumat (12/1). Kami undang seluruh pengurus cabor, bersama KONI Pusat, KOI, dan CdM Asian Games rapat hari ini . Kami akan bahas persiapan termasuk MoU ini. Jika para cabor itu tidak mau juga teken MoU, mereka kami anggap tidak serius mengikuti Asian Games. Jiwa patriotisme mereka perlu dipertanyakan. Mereka akan kami tinggal,” tegas Mulyana didampingi Wakil Ketua Umum KONI Pusat Eka Wahyu Kasih di Media Center Kemenpora Jakarta Pusat Kamis (11/1).

Baca Juga :  Venuas Asian Games Tinggal Finishing

Lanjut Mulyana, ancaman ini harus dilakukan karena pada 15 Januari nanti sudah harus dilakukan pembayaran honor atlet. Kemenpora ingin pencairan dilakukan serentak. Makanya, mereka ngotot para pengurus cabor yang belum teken MoU harus tanda tangan. Dengan begitu, dana untuk pelatnas yang berupa biaya honor dan akomodasi serta suplemen itu bisa segera didistribusikan sesuai jadwal. (kmd)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Sabtu (13/1). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!