Kepala OPD Harus Aktif Disiplinkan Pegawai

CEK ABSEN: Sekda Harobin Mustofa mengecek absen satu persatu PNS sebelum memasuki libur lebaran Idul Fitri, kemarin (8/6). Foto: Agustina/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Untuk menindaklanjuti surat edaran Kementerian PAN-RB mengenai aturan aparatur sipil negara (ASN) tak boleh memperpanjang masa cuti Lebaran, Pemkot melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah instansi pemerintahan, kemarin (8/6) sebelum libur panjang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mustofa mengatakan sidak ini untuk menilai kinerja PNS di lingkungan Pemkot Palembang. Apalagi sesuai surat edaran kemenpan-RB, tidak ada tambahan cuti lebaran atau tidak diperbolehkan bagi ASN mengambil cuti tambahan. Begitupun dengan penggunaan mobil dinas. “Hal ini juga sudah kami sampaikan ke semua OPD yang ada,” katanya usai sidak, kemarin.
Dikatakna, sidak ini tak hanya jelang hari libur maupun hari pertama masuk kerja pasca libur kerja, pihaknya mengaku rutin melakukannya. “Lokasi sidak dan waktu yang berbeda guna melihat kinerja pegawai kita,” ujarnya. Dia menyebut tidak sepantasnya ada pegawai masih bermalas-malasan, bahkan hingga bolos kerja. Apalagi di 2018 ini Pemkot Palembang telah menaikkan TPP hingga menaikkan gaji honorer untuk menambah motivasi kerja mereka.
“Kalau kami temukan ada yang bolos, kita tindak sesuai peraturan yang ada. Ini bahkan bisa berujung pemecatan jika melewati batas aturan tersebut,” tegasnya. Dia mengimbau setiap kepala OPD mendisiplinkan segenap pegawainya agar tidak ada temuan yang dapat merugikan hasil kerja instansi tersebut. “Sebaiknya kepala dinas juga rutin melakukan sidak, sehingga penilaian kerja pegawai tersebut tidak menurun,” tukasnya.
Sanksi tegas dipastikan akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah kota Palembang yang absen pasca libur lebaran. Bahkan, untuk memastikan ketertiban ASN, pemkot Palembang juga nanti bakal sidak di hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran.
Kepala BKPSDM Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan mengenai hal ini sudah ada ketentuan KemenPANRB melalui surat edaran tentang masa cuti bersama bagi para ASN. “Dari surat itu, ASN diberi waktu libur 9-20 Juni 2018, dan kembali berdinas pada hari Kamis, 21 Juni 2018 termasuk weekend,” terangnya.
Pihaknya, dalam ini juga akan melakukan pengawasan kepada ASN baik masa sebelum masuk masa libur Lebaran, maupun setelah cuti Lebaran berakhir. “Kami awasi untuk H – 1 dan hari H atau hari pertama masuk kerja setelah masa libur bersama berakhir. Akan diberikan sanksi tegas, jika ditemukan ada yang melanggar,” tegasnya.
Pemberian sanksi, kata Dewa, karena tahun ini masa libur untuk Lebaran sudah terbilang panjang. Jadi tidak ada lagi namanya tambah libur atau bolos. “Sanksi yang kami berikan hingga SP3, dengan penundaan gaji secara berkala. Bukan hanya PNS tapi juga non PNS,” tukasnya.
Ia juga menyatakan, Pemkot akan bentuk tim untuk gelar inspeksi mendadak (sidak) baik dari tim Inpektorat mau‎pun tim dari BKPSDM. Dimana sidak akan dilakukan diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas, Instansi, Kecamatan, hingga Kelurahan yang ada di kota Palembang. “Tim ini yang nantinya akan melakukan sidak,” ujarnya. Aturan lainnya, yang juga terdapat dari Kementerian PANRB, yakni ASN tidak diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk mudik. “Mengacu pada surat edaran ini, maka mobil dinas tidak diperbolehkan digunakan untuk mudik,” tegasnya. (cj10/fad)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!