Klarifikasi Kapolres Cekoki Miras, Polda Sumut Turunkan Propam

Video Kapolres AKBP Liberty Panjaitan mencekoki miras terhadap temannya.

SIMALUNGUN – Entah karena sengaja atau hanya untuk main-main, Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mencekoki minuman keras kepada temannya yang merupakan warga sipil.

Aksi tersebut  terekam CCTV di tempat hiburan malam saat Liberty menemui temannya. Namun aksi sang kapolres sudah menjadi viral di media sosial.

Polda Sumut pun menurunkan tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) ke Simalungun untuk mencari kebenaran masalah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Kombes Pol Rina Sari Ginting mengaku sudah membaca klarifikasi Kapolres Simalungun terkait video tersebut.

Namun untuk memastikan kebenarannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan untuk mengecek kebenaran video tersebut.

Dia mengaku belum mengetahui pasti apa hasil pemeriksaan Propam soal foto tersebut. Alasan Rina, tim masih berada di Simalungun mencari fakta.

“Kita tunggu saja apa hasil pemeriksaan. Nanti akan kami kabari apa hasilnya,” jelas Rina seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengaku, hingga kemarin belum ada sanksi apapun kepada Liberty.

“Propam dan tim sedang melakukan pemeriksaan di Simalungun,” kata Paulus.
“Tunggu hasil pemeriksaan. Bisa etika, teguran, atau disiplin. Untuk tes urine belum, tentu nanti akan dilaksanakan terhadap Kapolres,” sambung Paulus.

Baca Juga :  Lihat Nih... Polantas Seberangkan Anak Sekolah

Menurutnya, saat ini sudah ada lima orang saksi yang diperiksa yakni bartender, manager, waitress dan dua orang lain yang ikut kumpul di situ.

Sebelumnya, Liberty membantah video itu. Menurutnya, pria yang dicekoki miras yang ada di dalam rekaman tersebut merupakan teman masa kecilnya bernama Bobby Purba. Bobby saat itu datang bersama temannya dari Jakarta.

Pertemuan dengan Bobby itu terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Simpang Dua, Simalungun, Sumatera Utara. Liberty saat itu datang ke lokasi pada Kamis (12/7) sekitar pukul 01.45 WIB dengan ditemani ajudannya.

“Mereka itu di situ sudah dari jam 4 sore, saya datang jam 1.45 WIB. Saya jemput mereka biar ke hotel,” kata Liberty.

Liberty mengaku tidak meminum minuman keras. Dia bahkan meminta temannya berhenti minum dan mengajaknya pulang. “Saya minum air mineral, mereka minum Chivas. Mereka saya ajak supaya jangan minum lagi,” katanya.

Dia juga menepis kabar yang beredar bahwa Bobby disebut-sebut kritis di rumah sakit setelah dicekoki miras. Menurut Liberty, kondisi Bobby baik. Bahkan Bobby dan dirinya menggelar konferensi pers dengan wartawan lokal untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

“Kalau dibilang masuk RS nggak mungkin, hanya berapa jam sudah sembuh, bohong itu. Orang kita jam 12 siang itu press release, ada Bobby juga di situ,” tuturnya.
Soal video yang beredar, Liberty menduga ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan namanya. Liberty juga mengaku sudah memberikan klarifikasi kepada Polda Sumatera Utara.

Baca Juga :  HUT, Sumatera Ekspres Banjir Karangan Bunga

Sebagaimana diketahui, beredar di media sosial video CCTV Kapolres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan ‘mencekoki’ minuman keras (miras) kepada seorang pengunjung.

Diketahui pengunjung tersebut dinamai Bobby Purba (45) di hall (ruang terbuka) karaoke Studio 21 atau dikenal dengan nama Miles, Rabu (12/7).

Dalam video, orang nomor satu di Polres Simalungun yang baru sekira tiga bulan lebih menjabat ini terlihat memakai kaus warna putih dan blus dalam serta memakai jam di tangan.

Sebelumnya, ketika berada di hall tepat depan bartender Miles. Terlihat sempat terjadi keributan kecil hingga sempat ramai dan mengundang perhatian pengunjung lainnya.

Tak berapa lama, keributan kecil antara, Bobby dengan Panjaitan berakhir setelah dilerai. Kemudian, antara Bobby dengan Liberty bersama yang lainnya duduk berhadapan.

Saat duduk bersama, mantan wakil direktur (Wadir) Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur tersebut menuangkan miras ke dalam gelasnya dan tertawa mengarah tepat di depan sorotan CCTV berada di bagian atas tembok hall. Selanjutnya, melakukan tos gelas dan bersalaman dengan Bobby.

Kemudian, Kapolres beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arah belakang, Bobby. Lalu, gelas yang telah berisikan miras diangkatnya untuk dicekoki ke mulut Boby untuk diminum.
Saat dicekoki minuman, terlihat seorang pengunjung diduga rekan oknum Kapolres mengangkat tangan sebelah kanannya.

Baca Juga :  Wahyu: THR Kapolres Rp50 Juta

Selanjutnya, Liberty Panjaitan berjalan meninggalkan Bobby yang telah tak sadarkan diri dan nyaris terjatuh ke lantai. Beruntung, seorang pengunjung lainnya memegang pundak Boby dari belakang.

Lalu, ketika Kapolres berjalan. Seorang pria bertubuh tambun memakai topi dan celana pendek merupakan rekan, Boby mencoba menghalangi agar mencekoki minuman tidak dilanjutkan.

Namun, perwira dua melati di pundaknya dan berkulit hitam tersebut kembali mencoba memberikan miras kepada, Boby yang telah tak sadarkan diri serta kepalanya tergeletak di atas meja. (dvs/adz)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!