Komitmen Parpol Anti Politik Uang Dipertanyakan

DEKLARASI: Bawaslu Sumsel saat gelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA, kemarin (14/2). Foto: Kemas/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Dari total 12 partai politik (parpol) yang dinyatakan lolos verfikasi faktual, hanya tiga parpol yang datang ke acara Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, kemarin (14/2). Ketiga parpol yang hadir ini yakni Partai Nasdem, PAN dan PKPI.

“Kalau dibilang kecewa pastinya kami sangat kecewa, sekaligus biar masyarakat selaku pemilih yang menilai komitmen parpol dalam menolak praktik politik uang dan politisasi SARA. Termasuk yang tak hadir parpol besar yang seolah tak peduli terhadap kegiatan yang punya nilai penting dalam mewujudkan pemilukada yang jujur, adil dan transparan sekaligus yang menghasilkan calon pemimpin yang jujur dan amanah,” ucap ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi,SE,MSi di acara Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA di halaman kantor Bawaslu Sumsel di Jl Akses Utam OPI Jakabaring, kemarin (14/2).

Sebelumnya, Pangdam II/Sriwijaya Mayjend TNI AM Putranto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada sekaligus menyatakan semua bersaudara.

Hal senada disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Muhammad Zulkarnain Adinegara yang menyatakan pihaknya telah membentuk satgas monitoring anti politik uang dan politisasi SARA yang setiap saat siap menindak paslon dan timsesnya yang terbukti melakukan tindak pelanggaran pemilu.

Baca Juga :  Lakukan Pengawasan Melekat, Bawaslu Akan Teliti Ijazah Bacagub-Bacawagub

Hadir di acara deklarasi yang didahului dengan kegiatan jalan santai yang diikuti pelajar, mahasiswa, ormas dan elemen masyarakat ini diantarnya Ketua KPU Sumsel, Aspahani dan Kadispora Sumsel, H Yusuf Wibowo.(kms)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!