Kompak Perangi Radikalisme

Pose bersama Gubernur H Alex Noerdin dengan unsur muspida usai penandatanganan MoU menolak radikalisme. foto: novi haryanto sumeks.co.id

PALEMBANG – Perang terhadap radikalisme dan terorisme terus berlanjut. Kamis (3/8) di Griya Agung, 11 elemen di Sumsel, sepakat untuk memeranginya. Ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh pimpinan masing-masing.

Ke-11 elemen tersebut yaitu Pemprov Sumsel, Polda Sumsel, Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah, Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM, Forum Kerukuan Umat Beragama (FKUB), Nahdlatul Ulama (MU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MoU tersebut juga disaksikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius dan Dirjen Politik Kemendagri Mayjen TNI Sudarmo.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebut, radikalisme dan terorisme punya potensi di setiap lini. Tidak ada tempat yang benar-benar clear dari ancaman tersebut.

“Jadi, kami sepakat untuk sama-sama perangi radikalisme dan terorisme. Tidak ada egosektoral, tapi yang kami jalani lintas sektoral,” kata Agung didampingi Direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Hariyadi di Mapolda Sumsel, Jumat (4/8). (vis)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!