KONI Pertimbangkan Cabor Tinju Hijrah ke Lahat

PALEMBANG – KONI Sumsel mempertimbangkan cabang olahraga (cabor) tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Sumsel 2017 dipindah ke Lahat. Kini induk organisasi olahraga di Bumi Sriwijaya ini masih mempersiapkan proposal perpindahan tempat.

“Pak Bupati (H Saifudin Aswari Rivai) minta tinju dilaksanakan di Lahat. Kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan para kontingen peserta atau KONI kabupaten/kota se-Sumsel,” kata Dhennie Zainal ketua tim persiapan Porprov XI usai rapat di KONI Sumsel, Senin (10/7) siang.

Namun KONI Sumsel sebagai penyelenggara multievent olahraga antar kabupaten dan kota, 18-26 November nanti tetap mempersiapkan opsi. Jika batal hijrah ke Lahat makan tetap akan dilaksanakan di Aula SMK N 2 Palembang.

“Kalau di STM 1 (SMKN 2, Red) saya kira tidak ada masalah. Venuenya sudah pernah dipakai untuk kejuaraan tinju antar pelajar beberapa bulan lalu,” terang dia.

Panitia sudah mengadakan pertemuan atau rapat beberapa kali, bahkan beberapa kesepakatan sudah diambil dan diinformasikan ke peserta. Melihat situasi serta perkembangan karena sudah semakin mepet, tentu banyak hal yang masih menjadi kendala.

“Kita segera mengambil keputusan definitif sehingga nanti tidak ada trouble. Hari ini (kemarin, Red) enam cabor kita ajak diskusi. Selain tinju, pencak silat, kempo, wushu, karate, taekwondo dan senam. Total ada 28 cabor di Porprov sisanya akan kita undang besok (hari ini, Red). Waktu kita berjalan terus sementara persiapan kita masih belum tahap final,” terang dia.

“Semangat dan kebersamaan inilah yang bisa membuat semangat kontingen peserta yang sudah mempersiapkan diri. Jakabaring tidak memungkinkan maka tempat dievaluasi. Dari nomor dan tempat akan disetujui, kita akan rapat dengan koni kabupaten dan kota. Jadi, rapat kita hari ini baru tahap semifinal nomor dan tempat,” terang wakil ketua 1 KONI Sumsel ini

Diterangkan Dhennie, Wushu dan Kempo dihelat di Balai Sukarame. Kemudian, Karate dan Senam di Deskranasda. Sedangkan Pencak Silat di Musium Taman Purbakala, dan Taekwondo di Bandiklat Sumsel. “Untuk itu pelaksanaan ini kami minta di koreksi dulu sekaligus nomor-nomor yang ada,” tukas dia. (ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!