Korban Banjir Terima Bantuan

10
Prana Putra Sohe (memakai peci) saat meninjau korban banjir bandang. foto: ansyori malik sumeks.co.id

LUBUKLINGGAU – Aliran Sungai Kelingi pasca meluap akibat adanya banjir bandang kiriman dari wilayah Curup (Bengkulu), kemarin (17/6) berangsur-angur surut dan normal kembali. Warga yang rumahnya sempat terendam banjir sudah mulai melakukan pembersihan dan perbaikan sejumlah bangunan rumah mereka yang rusak akibat diterjang banjir bandang Jumat (16/6).

Seperti yang dilakukan Sodikin (54), warga Jl Kelingi, RT 2, Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Rumahnya itu tidak jauh dari bibir aliran Sungai Kelingi berjarakan sekitar semeter, pada bagian tembok depan rumahnya tersebut jebol akibat diterjang arus air yang datang dengan tiba-tiba.

Selain itu, terjangan banjir bandang pada Jumat kemarin mengakibatkan sejumlah hewan ternak peliharaannya ikut hanyut terseret arus banjir bandang. Dari total 300 ekor bebek peliharaannya, sekitar 200 ekor hanyut diseret arus. Termasuk pula dengan ayam ternaknya yakni dari total 150 ekor, 20 ekor ayam hanyut.

“Kandang memang dekat dengan sungai. Tapi kandangnya tidak apa-apa, hanya saja mau menyelamatkan ternak satu persatu tidak mungkin, sebab kejadiannya tiba-tiba. Jadi hanya ada sebagian yang selamat,” bebernya.

Sodikin mengaku, dirinya sudah mengetahui sejak Jumat pagi kondisi air sungai cukup deras. Namun saat itu tidak alami ketinggian. Selang beberapa jam sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi air sudah tinggi dan menjebol tembok bagian depan rumah. Bahkan air sudah masuk rumah setinggi dua meter. Beruntung keluarganya saat kejadian sudah mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Halangi Jalan, Warga Ngadu ke Wako

“Jam sebelas siang itu tahu-tahu air sudah besak, tinggi. Dak pacak ngapo-ngapoi lagi. Yang penting keluarga selamat,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau mencatat akibat banjir bandang yang terjadi pada Jumat kemarin, total 22 rumah yang terendam banjir, tiga rumah alami kerusakan pada fisik bangunannya. Total rumah yang terendam banjir yakni di tiga Kelurahan.

Kepala Dinsos Lubuklinggau AH Ritonga menyebutkan ketiga wilayah kelurahan yang rumah warga terendam banjir yakni di Kelurahan Ulak Surung terdiri dari 16 KK/64 jiwa, Kelurahan Moneng Sepati terdata 5 KK/18 jiwa dan Kelurahan Taba Pingin
terdapat 1 KK/7 jiwa.

“Total 22 KK/89 jiwa,” kata Ritonga usai mendampingi Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyerahkan bantuan kepada korban yang rumahnya terendam banjir di RT 2, Jl Kelingi, Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, kemarin (17/6).

Bantuan yang diberikan meliputi 300 kg beras untuk keseluruhan korban banjir. Kemudian bantuan lainnya yakni diantaranya terpal, selimut, kain sarung, pakaian, seragam sekolah dan makanan berupa sarden. “Bantuan itu merupakan bantuan tanggap darurat,” timpalnya. (wek)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!