Kuasa Hukum Laporkan Politik Uang

Kuasa hukum SBH melaporkan dugaan politik uang ke Panwaslu Muara Enim. foto: gitte wijaya sumeks.co.id

MUARA ENIM – Kuasa hukum pasangan calon nomor urut I Syamsul-Hanan, Riasan SH mendatangi Panwaslu Muara Enim guna melaporkan dugaan politik uang yang dilakukan salah satu paslon peserta pilkada.

Dalam laporannya, Riasan mengatakan, dari data yang didapat oleh timnya, ada salah satu paslon yang membagi-bagikan uang dengan modus menjadi saksi luar bagi salah satu pasangan calon.

“Ini cara baru dengan memberikan uang kepada masyarakat dan menjadikan mereka sebagai saksi. Anehnya, dari data yang kami dapat, warga yang dijadikan saksi ada dalam satu Kartu Keluarga (KK) yang memiliki hak pilih,” kata Riasan, Senin (25/6).

Dari informasi yang didapat oleh timnya, lanjut Riasan, warga yang menerima sejumlah uang sebelumnya sudah didata oleh tim dari paslon. Kemudian warga yang namanya ada dalam data tersebut disuruh menemui timses Paslon untuk mengambil uang.

“Dan mereka yang menerima ini ada form yang ditandatangani oleh ketua tim pemenangan dan sekretaris tim pemenangan. Kalau memang saksi kan di aturan dibatasi dua untuk tiap paslon. Nah ini jumlahnya sudah ratusan di tiap desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua tim pemenangan A Yani-Juarsayah Aris Munandar saat dikonfirmasi mengatakan, uang yang diberikan kepada warga yang merupakan saksi tersebut adalah pengganti transport pelatihan saksi.

Baca Juga :  Sssttt... ini Nama Calon PAW DPRD Banyuasin

“Itu pengganti bagi para saksi yang kemarin mengikuti pelatihan saksi. Maka dari itu kita memberikan kepada mereka sebagai penggantiya,” pungkas Aris. (way)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!