Kumpulkan Barang yang Masih Bermanfaat

35
MENCARI BARANG: Warga korban kebakaran di Jl A Yani, Lr Manggis, kampung Rawa Bangun, Rt 5, Rw 1, Kelurahan Silaberanti sedang mengais barang-barang yang masih bisa digunakan. Foto: Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Pascakebakaran di Jl A Yani, Lr Manggis, Kampung Rawa Bangun, RT 5, RW 1, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, hanya tersisa puing-puing bangunan yang sudah menjadi arang. Puluhan anak dan orang dewasa terlihat mengumpulkan dan mencari barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan.
Iwan (35), korban kebakaran saat didekati wartawan Sumatera Ekspres tampak sibuk mengais barang-barang di bekas lokasi rumahnya yang terbakar. “Sepertinya tak ada sisa lagi, habis sudah,” akunya sambil melempar sepotong kain bekas baju anaknya yang sudah menghitam karena terbakar.
Dirinya pun mengaku, tabungannya yang dikumpulkannya selama enam bulan untuk pengobatan ibunya juga ikut terbakar. “Setiap hari saya nabung Rp40 ribu. Sudah enam bulan belum dibuka-buka. Itu untuk biaya mengobati ibu saya yang sakit komplikasi,” tambahnya.
Pria berkulit gelap itu menceritakan, saat peristiwa kebakaran tersebut, dirinya bersama istri dan anaknya sedang berada di luar rumah. “Hanya ada ibu yang sudah tua dan ditolong keponakan kami untuk dibawa keluar,” tuturnya seraya menambahkan, hingga kini ibunya masih syok dengan peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, sekitar pukul 13.00 WIB, Wali Kota (Wako) Palembang H Harnojoyo beserta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) mendatangi lokasi kebakaran. Wako tampak termangu dan diam memandang puing-puing rumah yang menghitam karena ludes terbakar.
Wako juga mengumpulkan warganya di dalam Langgar Nur Hidayah, Kampung Rawa Bangun, tak jauh dari lokasi kebakaran. “Ini ujian dari Allah,” imbuhnya. Dirinya pun memberikan arahan kepada para korban kebakaran agar tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari. “Atas nama pribadi dan pemerintah, kami turut berbelasungkawa atas musibah kebakaran ini,” sambungnya lagi.
Dirinya pun memahami kondisi para korban yang berduka akibat peristiwa tersebut. “Mari kita jangan larut dalam kesedihan. Ayo bangkit untuk menata kembali kehidupan ke depan, semua pasti ada hikmahnya,” sambungnya lagi.
Pada kesempatan itu, Harnojoyo juga memberikan bantuan kepada korban kebakaran berupa pakaian, selimut, sembako, dan akan diberikan uang tunai. “Ini ada sedikit bantuan dari kami, semoga sedikit bisa meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan, Wako mengaku, Pemkot Palembang juga telah mendirikan posko korban dan posko kesehatan yang sudah berdiri sejak kemarin. Selain itu, mulai kemarin para korban kebakaran juga mendapat bantuan makanan buka puasa dan sahur berupa nasi bungkus. “Untuk urusan ijazah dan surat-surat penting lainnya yang ikut terbakar, Pak Camat siap membantu,” jelasnya sambil menatap Camat SU I, Novran Hansya yang duduk tak jauh dari dirinya.
Wako juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan barang-barang yang bisa memicu kebakaran, baik sambungan listrik, kompor, dan lainnya. “Apa yang menjadi keluhan tolong disampaikan,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat SU I Novran Hansya menyebut, berdasarkan pendataan di hari kedua, ada 27 unit rumah yang menjadi korban kebakaran. “Itu sudah termasuk bedeng dan rumah yang rusak sebagian,” bebernya. Selain itu juga ada 62 kepala keluarga (KK) dengan 201 jiwa. “Bantuan bagi para korban kebakaran juga berdatangan dari berbagai kelompok masyarakat,” paparnya.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan membangun dapur umum di sebelah Posko PMI. “Karena kebanyakan korban tinggal di rumah tetangga atau keluarga, tidak ada yang tinggal di posko,” jelasnya. (chy/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!