Lagi, Massa Geruduk Gakkumdu

GERUDUK: Massa saat menggeruduk Kantor Gakkumdu Lahat, kamis (12/7). Foto: Agustriawan/Sumatera Ekspres

LAHAT – Bola panas terkait dugaan money politik terus bergulir. Massa kembali mendatangi kantor Gakkumdu Lahat, sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (12/7).
Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Politik Uang (Garpu) dan GRAM meminta agar Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Lahat, secara tuntas menindak lanjuti dugaan praktek money politik dalam Pilkada Kabupaten Lahat.

Setidaknya ada beberapa tuntutan yang disampaikan massa terkait laporan tim pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lahat nomor 4, Bursah-Parhan atas dugaan money politik ke Panwaslu dan Gakkumdu.

Depi, koordinator lapangan mengungkapkan agar pelaku dugaan money politik yang sudah terbukti segera ditangkap. “Kami juga memerintahkan Gakumdu untuk bekerja lebih cepat dan transparan dalam mengusut semua laporan terkait dugaan Money Politik”, ujar Depi.

Kemudian Hilal Satri selaku koordinator aksi meminta Gakumdu harus membuat penjelasan dan pernyataan secara tertulis terkait informasi sesat bahwa ada yang mencabut berkas dan sudah ada yang menginfokan ke Tim Advokad.

“Setelah ditanyakan langsung, Tim Advokat tidak mendapatkan informasi secuil pun dari Gakumdu. Maka kami simpulkan, informasi itu adalah bohong dan menyesatkan”, jelasnya. (gti)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (13/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!