Lahan Sekolah Sengketa, Murid Gelar Aksi

Ilustrasi. foto: dok sumeks.co.id

LUBUKLINGGAU – Sejumlah murid SD Islam Baitul A’la di Jl Mahmud Badaruddin II, Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Jumat  (14/9) melakukan aksi demo. Mereka menuntut agar proses pemagaran yang dikakukan berkaitan soal sengketa tanah di komplek yayasan itu dengan Dedi dihentikan sementara.

“Pemagaran cukup mengganggu proses belajar mengajar kita. Apalagi kalau selesai. Kan anak-anak tidak bisa lagi lewat situ,” kata wali murid SD Islam Baitul A’la, Joni Berli didampingi Kepala Sekolah, Aminah.

Menurutnya, lokasi pemagaran berada satu lingkungan dengan sekolah yang  menjadi sengketa. Terdapat empat lokal dengan 200 siswa mulai kelas I sampai III SD bergiliran masuk pagi dan siang.

“Jadi ini karena status tanah itu kan masih status quo. Itu kalau dilihat dari hasil klarifikasi rapat, dihadiri diantaranya Samsul Anwar, Syarif Hidayat, Zainudin Anwar, Isa Sigit, Sultan, dan H Rian, sudah melakukan rapat di STAIS,” ungkapnya. (wek)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Sabtu (15/9)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!