Lahirkan Buah Hati Sehat dengan Empat Zat Penting

Ilustrasi

Asupan gizi harus menjadi perhatian penting bagi ibu hamil dan menyusui. Sebab, anak akan melewati fase penting dalam hidup yakni masa golden age atau 1000 hari pertama sejak usia nol di dalam kandungan hingga usia dua tahun. Hal ini karena pembentukan organ janin dimulai sejak masa kehamilan.

Ahli Gizi dr. Julia Dewi Nerfina, Mgizi, SpGK menjelaskan, indikator kecukupan nutrisi saat hamil dapat dilihat dari Indeks Masa Tubuh (IMT) sebelum hamil, apakah berat badan ibu kurang, normal, atau obesitas. Jika IMT kurang (berat badan kurang), maka diharapkan kenaikan berat badan total saat hamil adalah 12,5-18 kilogram, jika IMT normal 7-11,5 kilogram, dan jika ibu obesitas 5-9 kilogram.

“Nutrisi semasa kehamilan trimester pertama sangat penting karena di masa ini pembelahan sel janin terjadi sangat cepat untuk pembentukan organ,” katanya. Julia menerangkan, masalah kekurangan nutrisi pada ibu hamil umumnya disebabkan mual muntah sehingga asupan nutrisi berkurang.

Untuk menyiasatinya ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan dengan porsi lebih kecil dan diberikan bertahap. “Selain itu untuk menghindari mual, pilih makanan rendah lemak, kurangi makanan dengan bumbu yang merangsang, dan bentuk makanan lunak sehingga mudah ditelan. Minum sebelum makan untuk hindari muntah,” paparnya.

Baca Juga :  Amandel Bisa Berulang

Selain itu, ada beberapa asupan zat-zat wajib yang harus dikonsumsi dengan jumlah cukup pada tiap trimester kehamilan. Dengan begitu, ibu dan si jabang bayi tetap sehat dan kuat. Apa saja?

Zat Besi dan Asam Folat

Sedikitnya ada dua zat gizi penting di trimester pertama yang wajib dikonsumsi, yakni zat besi dan asam folat. Kebutuhan zat besi (Fe) selama hamil meningkat karena volume darah ibu meningkat. Kebutuhan Fe pada wanita dewasa adalah 14-16 gram, tetapi pada ibu hamil ditambah 20 gram. Sementara kebutuhan asam folat untuk ibu hamil sekitar 600 mikrogram. Kekurangan atau defisiensi asam folat adalah spinabifida yaitu tidak tertutupnya selubung saraf tulang belakang.

Kalsium

Kalsium juga penting pada ibu hamil sekitar 1000 mg/hari untuk pertumbuhan dan kepadatan tulang. Kebutuhan kalsium dapat dicukupi dengan mengonsumsi makanan sumber kalsium antara lain susu rendah lemak. Jika tidak toleran dengan susu, dapat diganti dengan produk turunan susu yang dimakan dalam porsi kecil tetapi bertahap dan dikombinasikan dengan produk susu lain seperti yogurt.

Vitamin D

Untuk membantu penyerapan kalsium di saluran cerna, tubuh membutuhkan vitamin D. Angka kebutuhan untuk perempuan dewasa sekitar 5 mikrogram, sedangkan untuk ibu hamil ditambah 10 mikrogram.

Baca Juga :  Maag Sembuh, Jadwal Makan Teratur

Energi atau Kalori

Jumlah penambahan energi pada trimester pertama lebih kurang 180 kalori (setara dengan satu gelas susu dan satu potong biskuit atau apel) terutama yang underweight. Sementara di trimester kedua dan ketiga sekitar 300 kalori (setara dengan dua gelas susu atau satu gelas susu ditambah apel dan biskuit). (ika/JPC)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!