Launching Bayi Tabung Ditunda, Alat Hepa Filter Belum Siap

Gowes bareng pada family gathering dalam rangkaian HUT Ke-61 RSMH Palembang. Foto: M Hatta/Sumeks

PALEMBANG – Rencana RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang me-launching program bayi tabung pada 13 Januari mendatang terpaksa ditunda. Penundaan dilakukan hingga dua minggu mendatang. Penyebabnya, alat hepa filter belum siap.

Koordinator Program Bayi Tabung, Dr dr K Yusuf Effendi SpOG (K), mengatakan, launching yang dijadwalkan 13 Januari ditunda karena alat hepa filter baru terpasang. Pemasangan alat tersebut butuh waktu hingga tiga minggu. “Beberapa hari lalu baru tahap pemasangan oleh teknisinya,” katanya, kemarin.

Alat ini, kata dia, berguna untuk menyaring udara sehingga udara yang disalurkan ke ruangan bersih. Dikatakannya, dalam proses bayi tabung membutuhkan ruangan steril dan bersih. “Makanya, jika alat ini belum bisa digunakan, maka proses bayi tabung tidak dapat dilaksanakan,” paparnya.

Sementara untuk ketersediaan alat pakai habis sudah ada, begitupun sumber daya manusia (SDM). Bahkan, ungkap dia, saat ini sudah ada pasien yang ingin ikut proses bayi tabung. “Kami minta mereka bersabar dan menyakinkan bahwa pada akhir bulan ini sudah bisa digelar program bayi tabung,” tambahnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) RSMH dr M Syahril SpP MPH, mengatakan, pada 13 Januari tetap ada kegiatan sebagai penutup Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-61 RSMH. “Acaranya seminar nasional,” tuturnya seraya menambahkan, rangkaian acara HUT tersebut sudah dimulai sejak 17 Desember lalu.

Baca Juga :  Usai Psiko, Balon Kada Ikuti Tes Narkoba

Kemarin (7/1), rangkaian HUT diisi dengan Subuh berjemaah dengan Wali Kota (Wako) Palembang H Harnojoyo. Kemudian dilanjutkan jalan sehat dan gowes sepanjang 25 km dari RSMH ke Jakabaring. “Ini merupakan kegiatan family gathering. Semua keluarga RSMH ikut merayakan hari jadi yang ke-61 tahun,” ungkapnya di sela family gathering di halaman RSMH Palembang, kemarin.

Tak hanya itu, ada juga lomba tumpeng dan hiburan dulmuluk. Pesertanya dari pegawai di RSMH, baik medis maupun non-medis. “Kami juga menyiapkan hadiah utama motor dan banyak hadiah lainnya,” katanya.

Wako Palembang, H Harnojoyo mengatakan, usia RSMH yang menginjak ke 61 tahun tentunya dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Apalagi RSMH menjadi rujukan pasien dari berbagai daerah dengan tingkat penyakit yang tinggi.

Selain itu, ia menekankan sebagai RSMH yang bertaraf Joint Commission International dapat mempertahankan prestasi, khususnya di bidang kebersihan. “Kebersihan inilah dapat mengurangi penyakit dan membuat pasien merasa nyaman,” tukasnya. (qiw/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!