Lawan Felcra Besok, SFC akan Tetap Menyerang

PALEMBANG – Asisten pelatih Felcra FC, Rosle bin Mohd Derus mengatakan pihaknya antusias laga uji coba dari Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, besok (15/3).

Sebab saat ini, kompetisi Malaysia Super League atau Divisi 2 Liga Malaysia diliburkan hingga 29 Maret mendatang.

“Kami bawa 30 pemain. Kami siap untuk menghadapi Sriwijaya FC. Karena saat ini kompetisi sedang libur, jadi ketika dapat tawaran langsung kami iyakan,” ujarnya.

Bermain dengan pola menyerang, akan disajikan Felcra yang kini berada di peringkat kelima klasemen sementara liga kasta kedua Malaysia. Target besar diusung oleh klub untuk lolos ke kasta tertinggi di musim depan.

Oleh karenanya, Rosle menyebut pihaknya menganggap skuad Jakabaring sebagai kawan latih tanding yang tepat. Mengingat dalam perjalanannya di pra musim, Rosle mengaku juga telah mengamati perkembangan tim yang diasuh Rahmad Darmawan ini.

“Kami berharap tim semakin matang, sekaligus bisa saling bertukar pikiran dengan pelatih Rahmad karena kita ada dua sesi pertandingan di Palembang,” katanya.

Sementara itu, bagi David Laly penyerang Felcra FC asal Indonesia, ajang ini sekaligus sebagai reuni bagi dirinya untuk bertemu kembali dengan rekan sesama Papua. Juga dengan Alfin Tuasalamony yang tentunya sama-sama diasuh Rahmad Darmawan di timnas U-23 pada SEA Games 2011 lalu.

“Ada Bio Paulin, Nur Iskandar dan rekan-rekan yang lain rata-rata sudah kenal. Melawan Sriwijaya FC yang jadi tim kuat saat ini tentu pas dengan kebutuhan tim kami. Saya senang, bisa main disini,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan juga terus mematangkan persiapan melawan Felcra FC. Dia juga akan menerapkan strategi menyerang, sambil mematangkan komposisi akhir tim jelang Liga1 yang akan dimulai pada 23 Maret mendatang.

Bagi Rahmad, setidaknya harus ada dua pertandingan lagi sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai. Dia merasa kemistri anak asuhnya diatas lapangan harus terus diasah, setelah menjalani pertandingan tandang di kompetisi pramusim.

“Sekarang kita main di kandang. Kita lihat juga bagaimana mental anak-anak menghadapi tekanan mental bermain dirumah sendiri. Meski sebagai latih tanding dan laga persahabatan, kita juga tidak mau kecewakan suporter,” kata Rahmad. (aja/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!