Lebih Profesional dan Merata

FLASHMOB: Dokter-dokter peserta dan panitia bersemangat flashmob pada opening ceremony 9th Annual Meeting of Indonesian Society of Intensive Care Medicine (ISICM) in Conjuction with 6th World Sepsis Day 2018 di griya Agung, tadi malam (13/9). Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Puncak Peringatan Hari Sepsis Dunia ke-6 tahun 2018 di Palembang, ditandai dengan opening ceremony 9th Annual Meeting of Indonesian Society of Intensive Care Medicine (ISICM) in Conjuction with 6th World Sepsis Day. Dibuka Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Prof Edwar Juliartha, mewakili Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.
Peringatan Hari Sepsis Dunia ke-6 ini digelar oleh Perdici (Perhimpunan Dokter Intensive Care Indonesia) atau ISICM. Ketua Perdici Dr Ike Sri Rejeki mengatakan pendidikan spesialis intensive care terus dikembangkan. “Agar tenaga intensive care lebih profesional dan merata,” ujar Ike, sekaligus mengapresiasi acara ini, di Griya Agung, tadi malam (13/9).
Ketua Pelaksana, Dr Zulkifli menerangkan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 1.000 orang. Berasal dari tenaga kesehatan, baik dari dalam maupun luar negeri. “Acara ini adalah pertemuan organisasi kedokteran dan para tenaga kesehatan lainnya,” jelasnya.
Kegiatan ini diselenggarakan sekali dalam setahun, dengan tujuan sebagai wahana pembaruan pengetahuan para dokter spesialis anestesiologi. “Juga sebagai sarana untuk membahas problematika dalam bidang ilmu Intensive Care Medicine,” tambahnya.
Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Prof Edwar Juliartha, menyatakan Pemprov Sumsel mendukung pelbagai kegiatan yang bersifat untuk memajukan bidang-bidang kehidupan. “Kami juga berharap, melalui kegiatan ini bisa memberikan yang terbaik untuk Sumsel. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan lancar,” ujarnya. (vis/air/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!