Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi, Kalidoni Optimis Juara I

Sekda Kota Palembang H Harobain Mustofa secara simbolis memberikan plakat kepada tim penilai lomba kelurahan. Foto: SE

PALEMBANG – Sikap optimis ditunjukkan Sekda Kota Palembang, H Harobin Mustafa terhadap Kelurahan Kalidoni saat dilakukan penilaian lomba kelurahan tingkat provinsi, kemarin (15/5). Bahkan dengan tiga modal yang dimiliki, yakin akan menjadi yang terbaik dan mewakili Provinsi Sumsel untuk lomba sejenis di tingkat regional.

“ Sebelum kita pilih untuk mewakili Kota Palembang, tentu saja sudah kita lakukan seleksi dan penilaian secara ketat. Tapi memang, dari hasil penilaian terhadap 107 kelurahan se-Kota Palembang, Kelurahan Kalidoni memiliki point tertinggi,” kata Harobin usai membuka secara resmi penilaian lomba kelurahan di Kantor kelurahan Kalidoni, kemarin (15/5).

Disebutkan Harobin, ada tiga modal penting yang dimiliki oleh Kelurahan Kalidoni untuk bisa menjadi juara untuk tingkat Sumsel ini. Yaitu, inovasi dari pihak kecamatan hingga Kelurahan Kalidoni, salah satunya tanaman obat keluarga (toga). Selain untuk kebutuhan sehari-hari, juga sudah mulai menghasilkan dan dijual. Pelayaan yang baik hingga menyelesaikan persoalan sampah dan program padi 1.000 hektare.

“ Contoh nyata bisa dilihat dari pengolahan sampah yang melalui program Reuse, Reduce dan recycle (3R), tidak hanya menjawab persoalan sampah semata. Tapi juga mampu meningkatka ekonomi masyarakat. Dari 70 Kg sampah, bisa dihasilkan 10 liter BBM. Kalau ini dikembang, berapa banyak lagi keuntungan yang didapat,” terangnya.

Di samping itu, Kelurahan Kalidoni saat ini sudah menjadi miniatur sesungguhnya dari Palembang Elok, Madani, Aman dan Sejahtera (EMAS). “ Slogan emas tidak hanya menjadi pemanis di lidah saja, tapi juga diaplikasikan secara nyata di lapangan,” tegasnya.

Ketua tim penilai, Birin mengungkapkan, pihaknya saat ini hanya menilai dan melihat secara langsung kondisi yag ada di lapangan. Sehingga data yang diberikan dalam bentuk tulisan ini bisa terjawab dengan keadaan di lapangan.

“Kita harus objektif melakukan penilaian. Sehingga yang dipilih nantinya benar-benar yang terbaik dan patut untuk diikutikan dalam kegiatan serupa di tingkat regional. Kalau memang baik, akan kita katakan baik, kalaupun harus dibenahi yang akan kita katakan,” ungkapnya.

Camat Sematang Borang Arie Wijaya merasa optimis atas penilaian yang dilakukan tim penilai nantinya. Karena menurut mantan Lurah Bukit Sangkal tersebut, sebelum lomba, berbagai persiapan sudah dilakukan. Tapi untuk yang dijadikan penilaian, tetap kita biarkan seperti apa adanya.

“ Karena memang kita lihat, sudah baik dan tertata dengan sangat khusus. Belum lagi, lokasi penilaian sendiri berada di wilayah pemukiman yang notabene langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya harap, Kelurahan Kalidoni menjadi yang terbaik di lomba kelurahan ini,” tutupnya. (afi/lia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!