LRT Jalan, Luncurkan Kartu Pembayaran

DIKEBUT: Pengerjaan LRT dikebut PT Waskita Karya . Foto: Budiman/SUmatera Ekspres

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapat mandat sebagai operator pelaksana LRT Sumsel. Ini juga tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan (LRT) di Provinsi Sumatera Selatan sebagai persiapan Asian Games 2018.
“Sebagai operator LRT yang ditunjuk pemerintah, kami saat ini masih menyiapkan segala sesuatunya agar pengoperasian LRT berjalan dengan baik. Ini semua untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018,” kata Humas PT KAI Divisi Regional III Palembang, Aida Suryanti, kepada Sumatera Ekspres, kemarin.
Salah satunya jumlah SDM yang disiapkan, hanya saja Aida belum bisa merinci angka personel PT KAI yang dilibatkan dalam operasional LRT. “Namun, sesegera mungkin akan kami diumumkan,” ujarnya.
Demikian juga pihaknya akan siapkan tata cara pembayaran LRT oleh penumpang. Kalau rencananya, PT KAI akan menggunakan kartu, tetapi pihaknya tak bisa menerbitkan sendiri kartu tersebut. “Untuk penyediaan kartu kami kerja samakan dengan pihak bank. Ada beberapa bank yang kami sinergikan,” bebernya.
Sementara, sejumlah perbankan, khususnya yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan Bank SumselBabel (BSB) yang akan menyiapkan kartu pembayaran LRT. Ini sama halnya dengan kartu pembayaran yang diterbitkan bank untuk jalan tol, menggunakan uang kartu atau uang digital.
Sekrataris Perusahaan BSB, Faisol Sinin, mengatakan, pada tahap awal pihaknya akan menyiapkan sekitar 5 ribu keping kartu pembayaran. “Kalau untuk fisik kartunya belum ada, masih kita buat. Tapi nanti bergambar khusus LRT,” ujarnya, kemarin. Tapi sebelum diluncurkan, pihaknya juga tengah menunggu kesepakatan lanjutan dengan pihak PT KAI selaku operator LRT dan BSB sebagai penyedia sarana pembayaran (acquiring).
“Kalau berdasarkan perjanjian kerja sama dengan PT KAI, kartu LRT ini mau kita rilis bulan ini juga, tapi launching-nya nanti setelah LRT berjalan,” imbuhnya. Nah, tahap berikutnya BSB akan menerbitkan atau mencetak kartu khusus 25.000 keping, ini diupayakan untuk menyukseskan operasional LRT.
“Kami juga akan siapkan counter-counter penjualan kartu di Bandara SMB II dan setiap stasiun LRT,” ujarnya. Selanjutnya, BSB pun akan kerja sama dengan bank lain sebagai issuing (penerbit) kartu elektronik.
Head of Ritel Bank Mandiri Regional II/Sumatera 2, Irmayani, menerangkan untuk kartu LRT, pihaknya masih menunggu perkembangan dari kantor pusat. “Saat ini masih tahap pengembangan di kantor pusat, tapi nanti kita juga meluncurkan,” katanya.
Rencananya, kata dia, kartu pembayaran itu semacam e-money juga seperti halnya kartu tol, hanya gambarnya saja mungkin menyesuaikan misal kartu LRT bergambang kereta. Tahap awal disiapkan 5 ribu kartu e-money. “Kami juga sudah bekerja sama dengan PT KAI sebagai operator LRT.
Sementara, Pemimpin Konsumer Banking BNI Kanwil Palembang, AA Gede Putra, mengungkapkan, untuk pembayaran LRT pihaknya akan siapkan 2 ribu Tapcash sebagai tahap awal. “Ini juga bisa untuk tol. Untuk penambahan, nanti menyesuaikan permintaan,” jelasnya. Diakuinya, sebagai bank negara pihaknya tentu mendukung hal ini, apalagi tujuan penggunaan uang elektronik untuk mempermudah transaksi khususnya pembayaran LRT dan menekan angka penggunaan uang kartal. (cj16/cj10/fad/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!