Mahasiswa “Bule” Asal 14 Negara Terkesan Bukit Sulap

LUBUKLINGGAU – Keberadaan sejumlah mahasiswa “bule” asal 14 negara Jumat (11/8) merupakan hari terakhir di Lubuklinggau. Banyak kesan dan pengalaman yang didapat mereka selama empat hari berada di bumi Sebiduk Semare.

Mahasiswa bule asal 14 negara tersebut mengikuti kegiatan Sriwijaya, Project tahunan yang dilakukan oleh AIESEC Unsri. Fokus kegiatan itu yakni sektor pariwisata sebagai bidang yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. “Saya terkesan dengan di Bukit Sulap, banyak monyet,” kata Carmen, mahasiswa asal Tunisia ketika mempresentasikan kesan dan pengalamannya kemarin dihadapan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dirumah dinas Walikota.

“Kecewanya masalah sampah. Dibukit sulap terkesan dengan banyak monyet, tapi makan sampah plastik. Takutnya mengganggu habitat monyet,” terangnya.

Selain itu, dirinya terkesan dengan pembangunan yang sudah dicapai Pemkot Lubuklinggau. Salah satunya fasilitas objek wisata air terjun Temam yang dikatakannya telah dilengkapi dengan lampu warna warni. Di Bukit Sulap sudah ada inclinator, sehingga turis bisa melihat pemandangan Lubuklinggau dari atas. “Semoga kedepan bisa maju lagi,” ujarnya. (wek)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!