Mal di Palembang Dijaga Ketat!

Terkait teror bom di Surabaya, pengamanan mal di Palembang diperketat. Pantauan Sumeks Online di pintu masuk Palembang Indah Mall (PIM) memang adanya peningkatan pengamanan di setiap pintu masuk gedung. Setiap pengunjung yang masuk di periksa terutama mereka yang membawa tas berukuran besar seperti ransel. “Iya, ini kebijakan manajemen,” kata petugas security.

Menurutnya, pemeriksaan ini sebenarnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dimana setiap pengunjung yang masuk dilakukan pemeriksaan. “Sejauh ini belum ditemukan hal-hal mencurigakan dan masih normal,” kata security tersebut.

Marketing Communication PIM Assikin mengakui sesuai dengan imbauan dari aparat keamanan, pengamanan di PIM pun diperketat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan dilakukan dengan pemeriksaan setiap kendaraan yang masuk dan screening pengunjung di setiap pintu masuk mal.

Pengamanan ini sebetulnya sudah dilakukan sejak lama, tapi sekarang dan ke depannya akan terus ditingkatkan lagi. “Pengamanan kita juga sudah dilakukan sesuai SOP. Tim keamanan PIM juga telah tersertifikasi dari kepolisian,” ujarnya. Ia berharap ke depannya Kota Palembang tetap kondusif dan aman. Masyarakat juga harus tetap waspada dan langsung laporkan ke aparat keamanan apabila ada yang mencurigakan.

Direktur Palembang Icon, Co Ing mengatakan, pasca insiden pengeboman yang terjadi di Surabaya, pihaknya memang melakukan penambahan pengamanan baik di dalam mal maupun di luar mal. “Jadi prioritas terutama di pintu masuk mal,” katanya.

Dikatakannya, pemeriksaan yang dilakukan terhadap seluruh pengunjung terutama kepada setiap pengunjung yang membawa tas dengan ukuran besar atau hal-hal mencurigakan lainnya. “Semua kemungkinan dan seluruh potensi gangguan kami antisipasi,” katanya.

Untuk itu, masih kata dia, pihaknya pula telah melakukan penambahan personel baik dari managemen maupun kepolisian. “Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penambahan personel, Sejauh ini, masih kata dia, tingkat kunjungan mal masih normal dan berharap tidak akan berpengaruh. “Kami yakin masyarakat Sumsel tidak terpengaruh dan takut,” jelasnya.(jun/syn/vis/)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!